PURWOKERTO, SATELITPOST-Putaran pertama Liga 2 memang telah usai. Namun, keputusan terkait siapa yang akan lolos dan tim mana yang akan terdegradasi belum dapat dipastikan. Sebab, sejumlah kesebelasan yang tergabung di Grup 3 masih belum bisa menerima keputusan penyelenggara liga.

Media Officer Persibas, Aji Nursetya membenarkan hal ini. Menurutnya, baru-baru ini tujuh dari delapan tim yang berlaga di Grup 3 melayangkan protes. Isinya, terkait perlakuan penyelenggaran liga yang dinilai tak profesional saat mengambil keputusan yang berkaitan dengan Persibat Batang.

“Kemarin malam beberapa tim di Grup 3 yang merasa dirugikan oleh Persibat sudah bertemu di Jakarta. Mereka juga sudah melayangkan tuntutan kepada penyelenggara,” kata dia.

Aji mengatakan, dari tujuh tim yang melayangkan protes tiga di antaranya dapat dikatakan sebagai yang paling dirugikan. Kesebelasan-kesebelasan tersebut antara lain, PSCS Cilacap, Persibas Banyumas, dan Persijap Jepara.

Menurutnya, kerugian beberapa tim tersebut berbeda-beda. Namun, sebagian besar berkaitan dengan ketidakprofesionalan PT LIB dalam menegakkan regulasi. Paling tidak, ada perlakuan berbeda untuk menyikapi persoalan yang hampir serupa.

Hal ini terkait keputusan PT LIB dalam memberikan keputusan bahwa Persibat dianggap memenangi laga kontra Persijap lantaran pertandingan berlangsung ricuh. Pemberian kemenangan dan tiga poin untuk Persibat menjadi satu hal yang merugikan sejumlah tim.

Persijap Jepara boleh dikatakan sebagai tim paling tidak beruntung. Sebab, paskapertandingan kontra Persibat yang berakhir dalam kericuhan, Persijap harus menghadapi hukuman kalah WO, 0-3 dan denda sebesar Rp 100 juta.

PSCS misalnya, Laskar Hiu Selatan terpaksa harus bermain di babak playoff lantaran kalah head to head dengan Persibat. Kondisi PSCS seharusnya tidak demikian saat Persibat dikenai hukuman lantaran kecurangan mereka. PSCS akan lolos langsung lantaran berakhir di posisi kedua klasemen Grup 3.

Jika hukuman ini dijatuhkan, maka Persibas otomatis juga akan melaju ke babak playoff. “Poin kita otomatis akan lebih tinggi ketimbang Persibat,” kata Aji.

Berkaitan dengan masalah ini, tujuh tim di Grup 3 dikabarkan akan menggelar konferensi pers untuk mengungkapkan pernyataan sikap mereka. Sebelumnya, indikasi kecurangan Persibat juga sempat mencuat. Kecurangan ini terkait dengan penggunaan pemain yang tengah menjalani masa hukuman. Berkaitan dengan hal ini, Ketua Persibas, Supangkat sempat menyatakan, jajarannya akan bejuang sekuat tenaga untuk mendapatkan keadilan. (pan)