BANJARNEGARA,SATELITPOST-Tim basket SMPN 1 Banjarnegara (Andipa) langsung fokus menjalani latihan guna mempertahankan gelar juara BBL pelajar tahun 2018. Selain itu, fokus pelatihan ini juga untuk regenerasi pemain.

Pelatih basket Andipa Saeful Faldi mengatakan, persaingan basket di Banjarnegara saat ini semakin ketat, tidak ada lagi yang dominan saat ini, sehingga sebagai juara bertahan, Andipa harus terus berbenah jika tidak ingin gelar juara berpindah ke sekolah lain.

“Tidak ada lagi yang dominan, dulu basket didominasi oleh SMP IT, SMP Bawang, SMP 1 Banjarnegara, namun saat ini sudah lebih merata, termasuk MTs Rakit dan SMP Tamanwisa yang kemarin menjadi semifinalis dan finalis BBL,” katanya.

Melihat persaingan ini, maka tim Basket Andipa harus berbenah, termasuk melakukan regenerasi agar tidak tertinggal dengan sekolah lain.

Dalam final BBL kemarin, Basket Andipa SMPN 1 Banjarnegara sempat dibikin repot oleh MTsN 1 Rakit, bahakn anak asuh Saeful Fadli sempat dibuat panik saat beberapa pemain dari MTsN Rakit terus menekan.

Berkat pengalaman bertanding, anak-anak SMPN 1 Banjarnegara akhirnya mampu keluar dari tekanan dan berbalik menguasai pertandingan, poin demi poin mereka kumpulkan untuk membenamkan ambisi MTsN Rakit yang baru pertama kali menembus babak final di event BBL ini.

“Final BBL kemarin membuktikan bahwa kita tidak boleh lengah, sebab geliat bola basket di Banjarnegara semakin bergairah, ini menjadi harapan baru bagi pencinta basket di Banjarnegara,” katanya.

Menurutnya, permainan peserta BBL tingkat SMP tahun ini mengalami peningkatan yang cukup pesat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Banyak kejutan yang terjadi dalam kejuaraan ini, termasuk beberapa tim besar yang tumbang lebih awal. Kondisi ini membuktikan bahwa perkembangan bola basket di Banjarnegara terus membaik. ([email protected])