PESERTA Kejurprov Arung Jeram Senior Jateng 2017 dalam nomor slalom di Sungai Klawing, Purbalingga, Kamis (4/5). SATELITPOST/RARE

BANJARNEGARA, SATELITPOST – Tim penyelenggara arung jeram, The Pikas Banjarnegara menyesalkan kecelakaan arung jeram yang terjadi di Sungai Serayu dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia, Minggu (11/3).

“Kami sangat menyesalkan insiden yang terjadi hari ini di Sungai Serayu. Detail dan kronologi kejadian masih dalam proses pendalaman. Selanjutnya kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, atas musibah yang menimpa para korban,” ujar pihak Pikas Banjarnegara melalui Kalakhar BPBD Banyumas, Arief Rahman.

Baca Juga: 2 Meninggal Saat Arung Jeram di Banjarnegara

Arief mengatakan, kejadian tersebut merupakan insiden pertama sejak tahun 2007 yang menimbulkan korban meninggal dunia. Pikas Banjarnegara juga menyampaikan bahwa dalam melaksanakan pengarungan, pengelola telah mengacu pada standar keselamatan dan prosedur yang berlaku. semua personil river guide dan tim rescue yang ikut dalam pengarungan tersebut adalah  personil yang sudah terlatih dan profesional.

“Kejadian hari ini akan menjadi catatan penting untum kami meningkatkan standar operasional arung jeram di sungai serayu, agar menjadi lebih baik dan lebih aman,” ujar dia.

Diketahui, kecelakaan terjadi saat rombongan sekolah berasal dari Cilacap bermain arung jeram di sungai serayu. Peristiwa tersebut terjadi saat perahu terbalik ketika masuk jeram kedung sawangan.(oel)