PAPARAN Program Adipura di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Jumat (15/9).

BANJARNEGARA, SATELITPOST-Jelang penilaian Adipura tahun 2018, pemerintah mulai melakukan pembenahan di beberapa titik penilaian. Sehingga peluang Banjarnegara meraih piala Adipura tahun 2018 dapat tercapai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarnegara Akhmad Nurudin mengatakan, peningkatan fasilitas pendukung pada beberapa titik harus ditingkatkan lagi. “Ada 14 titik yang akan dipantau dalam penilaian, pada penilaian tahun 2016-2017, Banjarnegara baru meraih nilai 66,88,” kata Kepala DLH Banjarnegara Akhmad Nurudin dalam Paparan Program Adipura di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Jumat (15/9).

Menurutnya, yang paling menjadi sorotan adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mendapat nilai 56,77. Untuk bisa meraih Adipura, lanjut Nurudin, nilai TPA adalah 74 dan nilai keseluruhan 72.

Selain itu, yang menjadi perhatian lain adalah keberadaan PKL. Menurutnya penataan pedagang ini harus dilakukan dengan baik, sebab masih banyak PKL yang tempatnya menjorok ke jalan dan mengganggu lalu lintas.

“Untuk masalah tempat sampah, tahun ini harus ada tiga jenis, yakni sampah organik, non organik, dan sampah berbahaya atau jenis lainnya,” ujarnya.

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin menyampaikan, tanggung jawab untuk urusan Adipura ada di Dinas Lingkungan Hidup, akan tetapi dinas-dinas yang lain juga memiliki keterkaitan, sehingga akselerasi pencapaian tujuan akan semakin baik.

“Semua tidak bisa dilakukan sendiri, kerja sama menjadi penting dalam hal ini. Dinas Kesehatan tidak bisa dipisahkan, DPU dan yang lain-lain juga¬† ada keterkaitannya,” katanya.

Penghargaan Adipura adalah merupakan kabanggaan bagi kota yang bersih. Hidup bersih, nyaman dan tentram menjadi satu gambaran  kesejahteraan masyarakat. (oel)