Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengapresiasi Elwasi, sat mengunjungi stand Bapeda Jawa Tengah pada pameran dalam rangka Hari Teknologi Nasional di Bali, beberapa waktu lalu. ISTIMEWA

 

BANJARNEGARA, SATELITPOST – Alat deteksi bencana karya anak Banjarnegara, dipamerkan dalam Hari Kebangkitan Teknologi dan Inovasi Nasional (Hateknas), di Bali, baru-baru ini.

Pameran yang mengusung tema Ritech Expo 2019 ini, diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti, di Lapangan Renon Kompleks Gubernur Bali.

“Kami ikut mewakili Bapeda Jateng, di mana alat deteksi longsor bernama Elwasi ini menjadi bagian dari pemenang Kreanova yang diadakan provinsi,” kata Kalakhar BPBD Banjarnegara, Arief Rahman, melalui Kasie Pencegahan, Andri Sulistiyo.

Menurutnya, pameran berskala nasional ini menampilkan inovasi, kretaivitas, dan teknologi dari berbagai lintas pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Selama mengikuti pameran, Elwasi menjadi pusat perhatian pengunjung.

“Banyak stand lain juga menampilkan alat deteksi serupa, tetapi Elwasi menjadi perhatian karena alatnya sederhana dan murah. Manfaatnya serupa, mendeteksi pergerakan tanah longsor,” ujarnya.

Selama pameran, Elwasi juga mendapatkan perhatian khusus dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Beliau sangat mengapresiasi, bahkan meminta untuk terus dikembangkan supaya lebih bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor.

Alat tersebut, rencananya bakal dikembangkan hingga tingkat desa. Sehingga tiap desa di kawasan rawan, mampu membuat alat deteksi tanah longsor sendiri.

“Kami juga mendapat dorongan dari Kemenkumham untuk segera mengesahkan dengan mendaftarkan hak patennya. Sehingga alat ini, dapat diproduksi massal dan memberikan banyak manfaat,” ujarnya. (maula@satelitpost.com)