KAPOLRES Banjarnegara, AKBP Aris Yudha Legawa, sedang menunjukkan barang bukti obat daftar G Hexymer, beberapa waktu lalu.ISTIMEWA
KAPOLRES Banjarnegara, AKBP Aris Yudha Legawa, sedang menunjukkan barang bukti obat daftar G Hexymer, beberapa waktu lalu.ISTIMEWA

BANJARNEGARA, SATELITPOST – Jajaran Satnarkoba Polres Banjarnegara, berhasil mengamankan empat tersangka pengedar dan pengguna narkoba. Mereka ditangkap dalam sepekan, di lokasi dan kasus berbeda.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Aris Yudha Legawa mengatakan, penangkapan kasus narkoba ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengguna narkoba di Pasar Purwanegara pada akhir Desember lalu. Saat itu, tim Satnarkoba langsung melakukan penangkapan terhadap IHM (45) dan SMR (45), keduanya warga Kabupaten Cilacap.

“Setelah ditangkap, kami mendapatkan barang bukti berupa sabu sebanyak 0,2 gram. Setelah di lakukan penggeledahan, kami juga menemukan alat hisap dan barang bukti lainnya seberat 0,37 gram yang dimasukkan dalam bungkus rokok. Dari hasil pemeriksaan urin, keduanya juga positif,” katanya, beberapa waktu lalu.

Selain itu, polisi juga mengamankan tersangka JWT (20), warga Banjarnegara yang ditangkap di sebuah hotel di Banjarnegara. Dia ditangkap setelah terbukti kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Polisi kemudian juga mengamankan JD (18), seorang pengedar obat jenis G warga Kelurahan Semarang. Dari tangan JD, polisi berhasil mengamankan 310 butir obat Hexymer yang terbagi dalam 31 bungkus platik putih berisikan 10 butir dan uang tunai hasil transaksi.

“Saat ini, mereka mendekam di sel tahanan Mapolres Banjarnegara. Kami juga masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk dari mana asal barang haram tersebut,” ujarnya. (oel)

Kepsen: Kapolres Banjarnegara, AKBP Aris Yudha Legawa, sedang menunjukkan barang bukti obat daftar G Hexymer, beberapa waktu lalu.