KAPOLRES Banjarnegara AKBP Aris Yudha Legawa bersama jajaran dibantu mahasiswa dan warga, sedang bergotong royong saat kegiatan bedah rumah milik Mbah Warti diDesa Kutawuluh, Selasa (8/10).

 

 

PullOut: Kita lakukan bedah rumah milik Mbah Warti, supaya nantinya bisa tinggal di rumah yang layak. Jadi tidak lagi bocor dan tidak khawatir roboh – Kapolres Banjarnegara, AKBP Aris Yudha Legawa

BANJARNEGARA, SATELITPOST – Sebagai bentuk kepedulian sesama, jajaran Polres Banjarnegara membedah rumah milik Kartowarti atau akrab disapa Mbah Warti, warga Desa Kutawuluh RT 04 RW 01, Kecamatan Purwanegara, Selasa (8/10).

Janda sebatangkara yang hidup dalam gubuk reot tersebut, sudah hidup sendiri sejak ditinggal sang suami empat tahun lalu.

“Saya tidak punya anak dan hidup sendirian. Untuk makan, dapat bantuan dari tetangga dan saudara,” kata Mbah Warti yang tahun ini genap berumur 100 itu.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Aris Yudha Legawa mengatakan, bedah rumah ini dilakukan setelah Polres melihat ada rumah reot milik seorang nenek yang hidup sebatang kara. Jajaran Polres tersentuh untuk membantu, apalagi keberadaan rumah tersebut sempat muncul di media sosial.

“Kita lakukan bedah rumah milik Mbah Warti, supaya nantinya bisa tinggal di rumah yang layak. Jadi tidak lagi bocor dan tidak khawatir roboh,” ujarnya.

Kapolres mengatakan, anggaran untuk bedah rumah merupakan hasil iuran para anggota yang tersentuh untuk merenovasinya supaya lebih layak huni.

“Polres sendiri ada program Polisi Peduli dan ini menjadi bagian dari kegiatan itu. Anggaran yang digunakan untuk bedah rumah ini sekitar Rp 30 juta, sementara pengerjaan dilakukan dengan gotong royong bersama masyarakat,” ujarnya.

Selain bedah rumah, Polres Banjarnegara juga mengadakan pengobatan gratis bagi warga sekitar. Kegiatan tersebut digelar untuk membantu pemeriksaan kesehatan masyarakat.

“Bersama tim dokpol Poles dan mahasiswa di Banjarnegara, kita mengadakan pengobatan gratis untuk warga,” ujarnya. (maula@satelitpost.com)