BUPATI Banjarnegara, Budhi Sarwono, saat meninjau unit cuci darah di RSUD Hj Anna Lasmanah, Selasa (12/3).

BANJARNEGARA, SATELITPOST – Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono meminta RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara, terus meningkatkan layanan unit cuci darah (Hemodialisa). Harapan tersebut disampaikan saat peninjauan unit cuci darah di RSUD Hj Anna Lasmanah, Selasa (12/3).

“Melihat dinamika yang ada, alat cuci darah harus diperbanyak termasuk dokter yang menangani. Jadi harus imbang dengan jumlah pasien yang terus meningkat,” kata bupati.

Menurutnya, Pemkab siap mencukupi kebutuhan alat cuci darah dan fasilitas lainnya untuk peningkatan pelayanan yang didambakan masyarakat. Dengan begitu, penderita gangguan ginjal, tidak perlu lagi ke rumah sakit di luar kota.

“Dengan ditambahnya peralatan medis dan dokter spesialis, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan rumah sakit daerah ini dengan maksimal untuk meringankan beban,” katanya.

Direktur RSUD Banjarnegara, Erna Astuti mengatakan, Hemodialisa RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara diresmikan 31 Agustus 2016 silam. Saat ini, unit hemodialisa dilengkapi dengan 10 mesin dan 10 tempat tidur.

“Untuk pasien rutin hemodialisa saat ini ada 58 pasien, mayoritas melakukan cuci darah dua kali seminggu,” ujarnya.

Untuk saat ini, kata Erna, daftar antrean pasien hemodialisa bisa mencapai 80 pasien. Dari jumlah tersebut, sebagian sudah mendapatkan tempat di rumah sakit lain dan sebagian lagi belum terlayani.

“Untuk shift pagi kami bisa melayani 10 pasien rutin, sore 9 pasien rutin dan 1 tempat untuk pasien cito dari ruangan. Untuk ketenagaan kita didukung 9 profesional yang dipimpin oleh dokter spesialis penyakit dalam sebagai kepala instalasi sekaligus penanggung jawab. Lainnya dokter umum, bidan, perawat mahir, dan teknisi mesin,” katanya. (oel)