PURWOKERTO, SATELITPOST-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas bekerjasama dengan Detasemen Polisi Militer IV/1, Sat Pol PP Kabupaten Banyumas dan Kesbangpol Kabupaten Banyumas menggelar razia di 11 tempat. Dari hasil razia mereka mengamankan satu orang positif methamphetamine dan dua orang positif benzo, Rabu (27/11).

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Banyumas, Wicky Sri Erlangga Adityas menuturkan razia tersebut merupakan upaya pencegahan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Banyumas. “Kita lakukan razia sejak pukul 08.00 – 12.00 WIB di lima rumah kost rawan narkoba di Kecamatan Baturraden dan enam rumah kost rawan narkoba di perkotaan Purwokerto hingga Sokaraja,” kata dia.

Razia pertama dilakukan di enam rumah kos pertama yakni di wilayah Kelurahan Berkoh, Kelurahan Purwokerto Kidul, Kelurahan Karangklesem dan Desa Sokaraja Tengah. “Pada dua rumah kos di Kelurahan Berkoh diikuti 16 orang sembilan laki-laki tujuh perempuan, kita tes urin semuanya tidak ada yang positif narkoba,” kata dia.

Kemudian di Kelurahan Purwokerto Kidul ada dua rumah kost yang diikuti oleh 15 orang empat laki-laki dan 11 perempuan tidak ada yang positif narkoba. Rumah kos ketiga di Kelurahan Karangklesem diikuti 7 orang satu laki-laki dan enam perempuan tidak ada yang positif narkoba. Rumah kos keempat di Desa Sokaraja Tengah diikuti 13 orang tujuh laki-laki dan enam perempuan tidak ada yang positif narkoba.

Pada wilayah Kecamatan Baturraden mereka menyasar lima lima kos yang berada di Desa Karangmangu. Dari rumah kos pertama diikuti oleh 7 orang yakni 2 laki-laki dan 5 perempuan tidak ada yang positif narkoba. Rumah kos kedua diikuti oleh 12 orang yakni 3 laki-laki dan 9 perempuan dengan hasil 1 orang positif narkoba jenis methamphetamine dan 2 orang positif narkoba jenis benzo. Rumah kos ketiga diikuti 3 perempuan tidak ada yang positif narkoba. Rumah kos keempat diikuti 8 perempuan tidak ada yang positif narkoba. Rumah kos kelima diikuti oleh 4 4 perempuan tidak ada yang positif narkoba.

“Selanjutnya, untuk satu orang yang positif methamphetamine dan dua orang yang positif benzo dibawa ke kantor BNNK Banyumas untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan diminta menjalani rehabilitasi. Untuk yang positif methamphetamine merupakan pemandu lagu, sedangkan yang benzo pekerja swasta,” kata dia.(san)