PURWOKERTO, SATELITPOST-Caleg dalam pemilihan anggota DPRD Banyumas untuk periode 2019-2024 tidak ada yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil perolehan suara dalam Pemilu Serentak 2019.

Ketua Bawaslu Banyumas, Miftakhudin mengatakan, para peserta pemilu memiliki hak untuk mengajukan gugatan ke MK tiga hari paska KPU RI menyampaikan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu Serentak 2019. Namun, tidak ada peserta pemilu di Banyumas yang melakukan hal tersebut.

“Untuk caleg DPRD Banyumas tidak ada yang melakukan gugatan. Untuk di Banyumas hanya ada satu permohonan penyelesaian sengketa hasil Pemilu 2019 yang diajukan ke MK oleh Partai Berkarya untuk DPR RI,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam surat permohonan yang diterima, Partai Berkarya mengajukan permohonan penyelesaian atas hasil perolehan suara di daerah pemilihan VIII (Banyumas dan Cilacap) yang menurut mereka salah atau keliru dalam perhitungan.

Dalam rekapitulasi KPU, disebutkan perolehan suara dalam Pileg DPR RI di dapil VIII, Partai Berkarya mendapatkan 15.308 suara, sedangkan menurut versi mereka, Partai Berkarya mendapat perolehan suara sebanyak 50 ribu. “Saat ini, kami menunggu apakah permohonan tersebut diterima MK atau tidak,” katanya.

Meski masih menunggu, kata dia, Bawaslu Banyumas tengah mempersiapkan diri dengan data-data yang dimiliki Bawaslu. “Jika nantinya disetujui, maka kami sudah siap dengan data-data yang ada,” katanya. (nns)