PETUGAS pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas sedang memadamkan api yang menghanguskan rumah warga Desa Karangrau RT 3 RW 2, Kecamatan Sokaraja, Senin (19/8).ISTIMEWA
PETUGAS pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas sedang memadamkan api yang menghanguskan rumah warga Desa Karangrau RT 3 RW 2, Kecamatan Sokaraja, Senin (19/8).ISTIMEWA

CILONGOK, SATELITPOST- Dalam waktu dua hari, Minggu (18/8) dan Senin (19/8) terjadi kebaran menimpa dua rumah di tempat yang berbeda. Pertama rumah milik Sudiman warga Desa Jatisaba RT 3 RW 4, Kecamatan Cilongok. Diduga kebakaran dipicu dari tungku yang ditinggalkan dalam keadaan menyala. Beruntung meski kerugian material mencapai puluhan juta rupiah tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, Minggu (18/8).

Menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kasubbag Humas Polres Banyumas, AKP Sukiyah, kasus kebakaran yang menimpa rumah Sudiman bermula sektiar pukul 10.00 WIB, saksi yakni Suhirno (51), tengah mengikuti perlombaan memeriahkan HUT Ri ke-74 di RW 3.

Kemudian tak berselang lama, dirinya mendengar suara teriakan meminta tolong adanya kebakaran, Suhirno langsung menuju ke sumber suara tersebut. Ternyata rumah milik Sudiman bagian dapurnya t terbakar. Warga lain yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berusaha mencari keberadaan Sudiman. Namun, ternyata rumah tersebut dalam keadaan kosong. Sehingga warga langsung berusaha memadamkan api tersebut dengan peralatan seadanya.

Rumah kedua yang terbakar yakni rumah milik Muhammad Idris warga Desa Karangrau RT 3 RW 2, Kecamatan Sokaraja. Diduga kebakaran akibat tidak sempurnanya mematikan tungku di rumahnya, Senin (19/8).

Menurut keterangan Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Banyumas, Sabar Pambudi, kasus kebakaran terjadi sekitar pukul 15.51 WIB. Dimana bermula dari keterangan saksi yakni Sidam warga sekitar tengah mencari rumput di samping rumah Muhammad Idris.

Kemudian, tiba-tiba dirinya melihat asap keluar dari rumah milik idris dan semakin lama api semakin membesar. “Pak Sidam kemudian berteriak meminta tolong, hingga warga yang lain mendengar, ada seorang warga yang kemudian menghubungi kami (damkar, red),” kata dia.

Beberapa unit kendaraan pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi kejadian. Namun, karena bangunan rumah tersebut terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat menghanguskan rumah beserta isinya. “Kami turunkan dua unit mobil, api pun berhasil dipadamkan,” ujar dia.

Dari hasil pemeriksaan pihaknya, diduga kebakaran bersumber dari tungku yang dipadamkan tidak sempurna, setelah digunakan untuk memasak gula. “Diperkirakan korban mengalami kerugian mencapai Rp 15 juta,” katanya. Sementara itu menurut Idris, saat kejadian dirinya tengah berada di Bumiayu untuk menjenguk anaknya yang berada di tempat tersebut. “Kemudian saya mendapati kabar tadi jam 5 sore, katanya rumah saya terbakar,” ujarnya. (sandi@satelitpost.com)