Relawan gabungan mengevakuasi jenazah Datem di hutan pinus Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon (sebelah timur Depo Batu Belah Pengadegan), Jumat (12/7/2019). DOKUMENTASI TAGANA
Relawan gabungan mengevakuasi jenazah Datem di hutan pinus Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon (sebelah timur Depo Batu Belah Pengadegan), Jumat (12/7/2019). DOKUMENTASI TAGANA

JATILAWANG, SATELITPOST-Usai dilaporkan menghilang sejak 2 Juli lalu, Jasad Datem (65), warga Desa Gunungwetan, Kecamatan Jatilawang akhirnya ditemukan dalam posisi telungkup di bebatuan parit di hutan pinus, Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon (sebelah timur Depo Batu Belah Pengadegan), Jumat (12/7/2019). Lokasi ditemukannya Datem berjarak 7 km dari rumahnya.

Menurut keterangan Komandan Taruna Tanggap Bencana (Tagana), Ady Candra, evakuasi jenazah pada 13.00 WIB. Polsek Jatilawang, Koramil Jatilawang dan Perangkat Desa Gunungwetan mendatangi TKP untuk mengamankan dan mendata jenazah. “Dilihat dari ciri pakain yang dikenakan dan jarit yang dipakai, jenazah tersebut adalah Nenek Datem yang dilaporkan hilang meninggalkan rumah sejak tanggal 2 Juli 2019,” katanya.

Berdasarkan keterangan Ady, kronologi ditemukannya Datem berawal dari ketiga warga yang sedang menyadap yaitu Mukadim, Sutalim dan Arsan hendak mencari bambu untuk menggotong getah pinus yang telah disadap. Kemudian ia mencium bau busuk dari arah parit yang kering. Mukadim lalu mencari sumber bau itu.

“Mukadim lantas berteriak memanggil Sutalim dan Arsan untuk memastikan jenazah. Ketiganya melaporkan kejadian tersebut ke Perangkat Desa Gunungwetan. Perangkat Desa meneruskan laporan tersebut ke Polsek Jatilawang,” ujarnya.

Bhabinkamtibmas Polsek Jatilawang kemudian meneruskan ke Koordinator TAGANA Kabupaten Banyumas untuk mengevakuasi jenazah. Berdasarkan berita sebelumnya, Datem pergi meninggalkan rumah sejak tanggal 2 Juli. Tim SAR gabungan mencari Datem dengan meminta informasi dari warga setempat. Setelah mendapat informasi secukupnya, Tim SAR gabungan yang dibagi menjadi beberapa regu mulai melakukan pencarian dengan sasaran Wadas Tumpang hingga kawasan Gua Landak.

Tim lainnya menyisir kembali hingga kawasan Wadas Kidang sampai ke Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, dengan jarak tempuh antara 6-7 kilometer. Namun, Datem belum juga berhasil ditemukan.

Dalam pencarian ini, selain Tagana Banyumas, dalam pencarian ini warga Gunungwetan juga dibantu oleh relawan dari instansi dan komunitas lainnya, seperti Koramil Jatilawang, Pramukan Peduli Banyumas, TRC IKB RAPI, SAR MTA, dan perangkat desa Gunungnwetan. (ank)