Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi.SATELITPOST/ALFI
Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi.SATELITPOST/ALFI

PURWOKERTO, SATELITPOST – Jalanan Kota Purwokerto mulai penuh sesak. Bahkan, di waktu-waktu tertentu, macet sudah tak terelakkan. Hal ini pun membuat mereka yang memiliki mobilitas tinggi sedikit kesulitan.

Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi adalah satu dari sekian orang yang merasakan betul efek dari fenomena ini. Hal tersebut pulalah yang membuatnya menjatuhkan pilihan ke moda transportasi roda dua.

“Kalau pakai mobil lama, kalau pakai motor waktu tempuh jalan ke mana-mana bisa tiga kali lebih cepat,” kata Unggul.

Pilihan ini membuatnya terlihat sedikit eksentrik. Sebab, sebagai ketua lembaga penyelenggara pemilu, Unggul merupakan orang yang seharusnya mendapat pengawalan dan fasilitas negara. Namun, di berbagai acara, Unggul tetap memilih sepeda motor ketimbang mobil dinas KPU yang sudah tersedia.

Karena jarang dipakai, mobil dinas KPU,  sekarang ini lebih sering difungsikan untuk kegiatan operasional tenaga dan sekretariat KPU. Tentunya, dengan pemanfaatan yang berkaitan erat dengan penyelenggaraan pemilu.

Di beberapa kegiatan, Ketua KPU Banyumas ini terlihat sangat menikmati kendaraannya. Sebut saja, kala melakoni kegiatan verifikasi faktual partai calon peserta pemilu 2019 dan deklarasi kampanye damai beberapa waktu lalu.

Sepeda motor, menurut Unggul merupakan kendaraan yang fleksibel. Hal ini dipercaya mampu mengoptimalkan tugas dan fungsinya sebagai Ketua KPU.

Meski lebih memilih motor, Unggul  mengaku tak bisa membiarkan istrinya naik motor juga. “Istri ingin naik motor. Tapi saya larang. Dia biar pakai mobil saja,” kata dia.

Dengan mengendarai sepeda motor, ia pun mengaku jauh lebih hemat anggaran. Karena ia tidak perlu memakai anggaran operasional mobil ketua KPU Kabupaten Banyumas.‎ “Semuanya dari sendiri. Jadi lebih hemat,” kata dia. (alfiatin)