Petugas BPBD mendistribusikan air bersih kepada warga Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Senin (20/5).

BANYUMAS, SATELITPOST-Sejumlah warga di Kabupaten Banyumas mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas mulai mengirim bantuan air bersih.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas, Ir Ariono Poerwanto, melalui Komandan TRC-PB BPBD Banyumas Kusworo mengatakan, memasuki awal musim kemarau tahun ini setidaknya sudah ada warga di dua desa yang mengajukan bantuan air bersih.

Dua desa yang mulai kesulitan mendapat air bersih tersebar di dua kecamatan, yakni di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja dan Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh. “Di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja ada dua RT, masing-masing RT 2 dan RT 4 di RW 3, sedangkan di Desa Nusadadi Sumpiuh di RT 1 RW 01 dan RT 8 RW 03,” katanya, Senin (20/5/2019).

BPBD hari ini mengirimkan air bersih ke dua desa tersebut dengan kapasitas 10 ribu liter untuk masyarakat di Desa Karanganyar, Patikraja dan 5 ribu liter didistribusikan untuk warga di Desa Nusadadi Sumpiuh.

‎‎”Pengajuan bantuan air bersih ini memang lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini tidak lepas dari kebutuhan air bersih pada bulan puasa. Sementara sumber air bersih di sumur-sumur warga sudah mulai mengering karena dari sebelum Ramadan tidak turun hujan,” katanya.

Semetara itu, Wagiman (52) salah seorang warga Desa Karanganyar mengaku sangat terbantu dengan adanya pasokan air bersih yang disistribusikan BPBD Banyumas.‎ Ia juga menyampaikan selama beberapa hari ini mengalami kesulitan mendapat air bersih karena sumur di rumahnya sudah mengering. “Sangat terbantu dengan dropping ini. Semoga terus di suplai agar kami bisa menikmati air bersih,” katanya. (rare@satelitpost.com)‎