PEKUNCEN, SATELITPOST-Sebuah minibus yang dikendarai Bayu (28) warga Ngadirojo Kabupaten Wonogiri tak bisa menghindarkan diri menabrak ambulans setelah ban belakang sebelah kirinya pecah. Peristiwa ini terjadi Jalan Umum Ajibarang-Pekuncen Desa Cikawung Kecamatan Pekuncen tepatnya depan Masjid Cikawung, Selasa (25/11).

 

 

 

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Pekuncen, AKP Susanto mengatakan, kecelakaan lalulintas ini terjadi sekitar pukul 09.25 WIB yang melibatkan dua kendaraan Daihatsu Luxio dengan nomor polisi B 1069 WOT dengan ambulans.

 

 

 

“Saat kecelakaan ini, sebenarnya kondisi jalan lurus, cuaca cerah, dan arus lalulintas lancar. Namun, karena satu ban belakang milik minibus ini pecah, pengemudi tidak bisa mengontrol kendaraan dengan baik sehingga tabrakan tak terelakkan,” katanya.

 

 

 

Akibat dari kejadian ini, kata dia, dua korban hanya mengalami luka ringan tidak sampai ada yang luka berat atau pun meninggal dunia. Kedua korban yang mengalami luka-luka merupakan penumpang dari minibus yakni Sumaryanti (46) yang luka pada bagian kepala dan Limin (51) luka pada pelipis kiri.

 

 

 

Tabrakan ini bermula ketika minibus yang melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan 60-70 km/jam, ketika berada di depan Masjid Cikawung tiba-tiba ban kiri belakang pecah. Kemudian minibus oleng ke kanan dan pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju ambulans yang dikendarai Subur (37). “Karena jarak sudah dekat dan dua kendaraan sudah tidak bisa menghindar maka terjadilah kecelakaan tersebut,” katanya.

 

 

 

Ia mengimbau, kepada masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kendaraan bermotor untuk selalu menyiapkan perjalanan. Persiapan ini tidak hanya saja soal fisik, tetapi juga kondisi kendaraan yang akan dibawa. (nns)