PURWOKERTO,  SATELITPOST– Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Banyumas sangat lebar peluang menumbuhkan banyak wirausaha. Hal tersebut dikatakan Siti Mukaromah,  anggota komisi VI fraksi PKB DPR RI pada acara Pelatihan Wirausaha Pemula di sebuah hotel, Jumat (8/9) hingga Sabtu (9/9) lalu.

Pelatihan Wirausaha tersebut, lmbuhnya, sebagai sarana belajar bagi mereka para pengusaha yang berada pada level start up untuk menganalisa diri sehingga memahami siapa dirinya, apa potensi yang ia miliki, sehingga ia mampu menciptakan sebuah produk yang mampu diserap oleh kebutuhan masyarakat sekarang ini. “Maka dari itu, saya merasa terpanggil untuk merekomendasikan Kabupaten Banyumas dijadikan satu di antara tempat belajar dalam rangka menyukseskan Gerakan Kewirausahaan Nasional,” jelasnya.

Wanita yang akrab disapa Erma tersebut, juga menyampaikan, kegiatan tersebut juga sebagai upaya agar pemuda pemudi desa tidak menjadi korban urban. Menurutnya, dengan mereka melakoni kegiatan wirausaha, mereka tidak perlu merantau dan mencari pekerjaan di ibu kota maupun di kota industri lainnya. Cukup memnafaatkan potensi yanga da di daerahnya, sehingga mereka bisa mandiri. Bahkan, lebih baik lagi, jika mereka dapat mensejahterakan masyarakat sekitar.

“Saat ini, juga menjadi momen yang tepat untuk sosialisasi revisi UU Koperasi yang sebelumnya sudah direvisi. Akan tetapi hasil revisi tersebut, dianulir atau dipending karena ada beberapa hal yang tidak mencerminkan azas koperasi yang sifatnya kegotongroyongan,” ujarnya. .

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Budi Mustopo,  Asisten Deputi  Pengembangan Kewirausahaan Deputi SDM Kementerian dan Koperasi dan UKM RI. Saat berbincang dengan SatelitPost, ia menyampaikan perihal yang kegiatan yang merupakan sebuah rangkaian dari program GKN. Untuk kegiatan saat ini, lanjut dia adalah sebuah pelatihan bagi wirausaha pemula. Dalam kegiatan tersebut melibatkan berbagai stakeholder, seperti ormas, Lembaga Pendidikan, BUMN, BUMS dan lainnya dengan tujuan mengembangkan kewirausahaan di tanah air. (ind)

Komentar

komentar