KONDISI arus lalu lintas di simpang empat pasar hewan Ajibarang, Selasa (6/11/2018). SATELITPOST/RARE

AJIBARANG, SATELITPOST-Tanpa pengawasan petugas kepolisian, arus lalu lintas di simpang empat pasar hewan Ajibarang terlihat semrawut. Kondisi ini disebabkan banyak pengendara yang tidak mengindahkan rambu lampu lalu lintas.

Pantauan SatelitPost di lokasi, Selasa (6/11/2018) siang, cara pengendara dalam berlalu lintas tampak tidak beraturan. Pengguna saling berebut mendahului meski kondisi lampu lalu lintas menyala normal. Alhasil arus lalu lintaspun mengalami kemacetan.

Menurut warga sekitar Wanto (35) kesemrawutan di simpang empat terjadi hampir setiap hari. Dari pengamatannya, hal itu disebabkan sejumlah pengendara  yang mengabaikan traffic light yang berfungsi mengatur lalu lintas.

“Meski lampu menyala merah, pengendara enggan berhenti ditempat yang ditentukan. Mereka justru berhenti hampir¬† di tengah perempatan sambil menunggu kendaraan lainnya melintas baru setelah itu menyebrang. Ini yang membuat kondisi menjadi semrawut,” katanya.

Tak hanya berhenti di tempat yang seharusnya, menurutnya banyak pula pengendara yang main terobos saat lampu merah menyala. “Biasanya pengendara yang dari arah timur perempatan. Entah alasannya apa, mungkin enggan berhenti karena kondisi jalan menurun ditambah tidak adanya marka jalan. Tapi itu bukan menjadi alasan kalau memang tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Warga lainnya, Aris (38) menambahkan, kesemrawutan di lokasi tersebut akan terlihat lebih parah ketika ada aktivitas di pasar hewan yang buka pada hari rabu serta pasaran Pon dan Kliwon.

Menurutnya, banyaknya kendaraan pengangkut hewan dagangan yang terparkir di sepanjang jalan membuat jalan yang sempit menjadi lebih sempit lagi. Padahal arus lalu-lintas di jalur tersebut cukup ramai.

“Jalan di depan pasar hewan yang dari arah timur hanya bisa untuk satu mobil saja. Tak heran kemacetanpun kerap terjadi akibat kendaraan tidak bisa bersimpangan dengan sempurna,” katanya. (rar)