Ilustrasi

PURWOKERTO, SATELITPOST-Bawor sebagai tokoh wong Banyumas, kini telah dijadikan sebagai lakon dalam dua game edukatif karya STMIK Amikom Purwokerto dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. STMIK Amikom Purwokerto dengan game Bawor Adventure dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto dengan game Bawor Adventures.

‎Tokoh pewayangan yang identik dengan perilaku wong Banyumas ini pertama hadir sebagai lakon di game Bawor Adventure. Permainan ini diproduksi PT Ampu Kreatif Studio yang merupakan badan usaha milik STMIK Amikom Purwokerto. Sedangkan yang kedua, dirilis oleh EMRC PPMP FKIP UMP.

Kedua game tersebut sama-sama menampilkan kisah petualangan Bawor. Di mana pemain dituntut mengumpulkan barang yang nantinya terkonversi menjadi skor atau nilai bagi pemain game.‎ Yang membedakan antara game Bawor STMIK Amikom Purwokerto dengan UMP yakni pada petualangannya.

Game Bawor Adventure karya STMIK Amikom Purwokerto menampilkan Bawor berpetualang mengumpulkan peralatan untuk keperluan gelar budaya seni lokal Banyumas. Sementara di Bawor Adventures versi UMP Purwokerto, Bawor mengumpulkan koin dan bintang.

Meskipun dari namanya sekilas mirip, tapi dua game online karya perguruan tinggi di Banyumas ini berbeda. STMIK Amikom Purwokerto memberi nama Bawor Adventure, sedangkan EMRC UMP Purwokerto memberi nama Bawor Adventures.

Direktur PT Ampu Kreatif Studio STMIK AMIKOM Purwokerto, Rachman Rasyidi mengatakan pihaknya banyak mengeksplorasi budaya dan kesenian lokal Banyumas. Game ini berkisah tentang petualangan Bawor yang diberi mandat oleh orangtuanya untuk membantu masyarakat Banyumas dalam mengumpulkan alat untuk keperluan adat Banyumas. Pemain game online Bawor Adventure akan diajak bertualang ke berbagai tempat, mulai alam pedesaan yang indah hingga kompleks candi.

Di sepanjang perjalanan, Bawor dituntut untuk menemukan peralatan untuk menggelar berbagai budaya adat Banyumas. Di berbagai tempat, pemain game online dapat membaca sekilas deskripsi budaya dan seni lokal Banyumas. Antara lain, kuda kepang, cowongan, jemblung.

Game ini diciptakan tahun 2015. Bahkan sudah mengikuti berbagai kompetisi nasional dan internasional. Game ini juga pernah meraih Juara I Nasional di UNITY EduComp. Kompetisi game dengan mengusung topik pendidikan yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),” kata dia.

Selain itu, game Bawor Adventure STMIK Amikom Purwokerto juga pernah mengikuti Festival Baros International Animation Festival (BIAF) dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2015, 2016 dan 2017.

Sementara itu, game Bawor Adventures karya EMRC PPMP FKIP UMP dirilis pada 10 Januari 2018 dalam acara coffee morning di kampus setempat. Developer PPMP UMP, Malik Muhammad mengatakan pihaknya ‎sengaja mengambil tokoh-tokoh lokal dalam game edukatif yang dikembanhkan. Satu di antaranya, Game Bawor Adventures dengan tokoh Bawornya.

Menurut dia, di dalam game yang dikembangkan itu juga mengandung nilai dan prinsip-prinsip Islami yang tidak bisa dilepaskan dari jati diri UMP sebagai kampus Muhammadiyah. Game ini dikembangkan dengan sasaran pengguna anak sekolah dasar dan remaja di sekolah menengah pertama. “Game Bawor Adventures ini menjadi angin segar di tengah minimnya game yang mendidik,” katanya. (alf)