18 Anak dari ODHA Cilacap Dinyatakan Negatif HIV/Aids

logo satelitpost

CILACAP, SATELITPOST- Di Kabupaten Cilacap ternyata terdapat sebanyak 18 anak yang lahir dari orangtua penderita HIV/AIDS. Kendati demikian semuanya dinyatakan negatif atau tidak tertular virus yang cukup mematikan tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Bachtiar Achmad dalam Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap di Kecamatan Cilacap Selatan, Senin (3/12/2018). Dimana salah satu materi sosialisasinya terkait dengan Perda HIV/AIDS.

Bachtiar mengungkapkan, agar para penderita Aids untuk tetap semangat menjalani kehidupan dan jangan berkecil hati. Karena semua kemungkinan masih bisa terjadi. Salah satunya yakni terkait dengan pernikahan. Karena tidak ada larangan terkait dengan pernikahan bagi penderita HIV/AIDS.

“Pernikahan penderita HIV/AIDS tentu ada. Ada yang salah satunya positif ada yang dua duanya positif. Karena mereka disiplin pengobatan dan lain sebagainya, sehingga bisa melahirkan bayi yang sehat,” katanya.

Terhitung sejak tahun 2007 hingga saat ini ada sekitar 50 pasang penderita HIV/AIDS yang telah melangsungkan pernikahan. Sedangkan yang melangsungkan pernikahan tahun 2018 ini ada sekitar 6 pasang pengantin. Tahun ini yang sudah dilahirkan ada dua anak, namun itu dari pasangan lama.

“Jika ada salah satu atau dua duanya positif HIV/AIDS tidak ada yang membatalkan, semua tetap bisa melanjutkan pernikahan karena mereka juga diberi konsultasi. Mereka juga telah diberi pemahaman bahwa yang positif bukan berarti tidak bisa memiliki keturunan,” katanya.

Namun tetap dengan catatan, jika yang bersangkutan hamil kemudian tidak berobat secara rutin dan melahirkan tidak sesuai dengan arahan dokter bisa tertular. Namun jika melalui cesar kemungkinan besar bisa sehat.

Maka dari itu pada Hari Aids sedunia yang jatuh setiap pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya. Dimana peringatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran wabah Aids yang disebabkan karena virus HIV. Masyarakat diimbau untuk bisa melaporkan dan ikut serta dalam pencegahan HIV/Aids.

Karena penderita HIV/Aids seperti fenomena gunung es atau kerbau berkubang, kelihatanya sedikit namun masih banyak yang lain. Oleh karena itu masyarakat juga harus ikut aktif untuk melaporkan diri apabila terindikasi mengidap HIV/Aids sehingga bisa dilakukan penanganan. Pada tahun 2018 ini sudah ada sebanyak 1.298 kasus HIV/Aids di Kabupaten Cilacap yang sudah ditemukan.(and)