CILACAP, SATELITPOST-Anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Cilacap periode 2019-2024 mengucapkan sumpah janji keanggotaan DPRD Kabupaten Cilacap pada Rapat Paripurna ke-20 masa sidang II tahun 2019, di ruang rapat lantai II kantor DPRD Cilacap, Selasa (13/8). Sebanyak 48 anggota dari 50 anggota yang terpilih, mengucap sumpah janji. Sedangkan dua lainnya masih menunaikan ibadah haji.

 

Pengucapan sumpah janji, dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Cilacap Jon Effredi, dengan disaksikan oleh Bupati Cilacap, Wakil Bupati, Forkopimda, KPU, Bawaslu, partai politik, OPD tamu undangan dan juga keluarga. Mereka dilantik sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/41 Tahun 2019 tentang Peresmian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Cilacap.

 

Usai pengambilan sumpah, Sekretaris DPRD Cilacap Sumaryo membacakan pengumuman Pimpinan Sementara DPRD yang diserahkan kepada dua parpol yang mendapatkan kursi terbanyak, yang diserahkan kepada Taufik Nurhidayat dari PDI Perjuangan, dan Helmi Busthomi. Selanjutnya dilakukan penyerahan palu pimpinan DPRD dari Taswan kepada Taufik Nurhidayat.

 

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh anggota dewan yang diambil sumpahnya, akan melaksanakan amanah dengan penuh kerja keras, dedikasi, tanggungjawab, menjunjung tinggi integritas jaga sumpah janji yang baru diucapkan.

 

“Segera pahami wewenang tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat, untuk periode kedua kiranya harus langsung gaspol, menjalankan tugas amanah rakyat ini,” katanya.

 

Gubernur juga menitipkan agar dewan membuat perencanakan anggaran maupun penyusunan program kebijakan yang mendukung program pembangunan untuk penurunan angka kemiskinan. Selain itu titip membuat program yang ramah investasi dan ramah pariwisata, karena kedua sektor tersebut akan signifikan mengurangi angka kemiskinan. “Jaga marwah wakil rakyat, rawat integritas, lakukan inovasi, edukasi politik yang menghadirkan kedamaian, kerukunan dan kebinekatunggalikaan,” katanya.

 

Pimpinan Sementara DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat dari PDI Perjuangan usai pelantikan mengatakan segera membentuk fraksi-fraksi, , panitia khusus, tata tertib, dan juga alat kelengkapan dewan.“Kami juga akan gaspol, dan akan meminta masyarakat, NGO, LSM, supaya mereka juga berkiprah, jangan sampai kita tidak diawasi, kalau kita mengawasi bersinergi dengan eksekutif, maka kita harus bersinergi dengan masyarakat untuk bisa menjalankan fungsinya,” kata Taufik daari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

 

Anggota DPRD Cilacap baru lainnya, Saiful Musta’in mengatakan sebagai anggota baru akan melaksanakan tupoksi DPRD, dan berharap nantinya akan memiliki produk legislasi untuk menyejahterakan masyarakat. Selain itu ada inovasi yang memberikan sumbangsih besar kepada masyarakat.

 

“Penting bagi kita untuk melihat potensi yang dimiliki masyarakat, terutama di desa, dan ini akan menjadi PR yang ingin kita garap serius, untuk mengembangkan desa menjadi desa maju, sehingga berkontribusi mendorong perepatan pengentasan kemiskinan memajukan desa,” ujar politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ini.

 

 

 

Seharusnya ada sebanyak 50 orang anggota DPRD Cilacap yang mengambil sumpah janji pada Rapat Paripurna Selasa kemarin. Akan tetapi, dua diantaranya yakni Dra Wiwiek Yuning Prapti dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan 1, serta Imam Fauzi SPDi dari Partai Amanat Nasional (PAN) dapil IV melaksanakan ibadah haji. (ale@satelitpost.com)