JEMBATAN Gantung yang menghubungkan Dusun Nambo dan Dusun Aria Desa Bingkeng Kecamatan Dayeuhluhur kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan, Selasa (22/1). SATELITPOST/TASLIM INDRA
JEMBATAN Gantung yang menghubungkan Dusun Nambo dan Dusun Aria Desa Bingkeng Kecamatan Dayeuhluhur kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan, Selasa (22/1). SATELITPOST/TASLIM INDRA

DAYEUHLUHUR, SATELITPOST-Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Nambo dan Dusun Aria, Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur yang berada datas aliaran Sungai Cibeet kondisinya memprihatinkan dan membahayakan.

Kepala Desa Bingkeng Wartono mengatakan, jembatan gantung yang biasa disebut warga dengan istilah sasak gayot sudah ada sejak tahun 1970. Jembatan tersebut memiliki panjang 50 meter dan lebar 1 meter. Dengan pijakan terbuat dari anyaman bambu dengan pegangan dibentang dan digantung dengan kawat seling di sisi kiri dan kanan di kedua ujung jembatan.

 

Jembatan gantung tersebut sangat vital gunanya bagi warga masyarakat RW 01 Dusun Nambo. Yakni sebagai akses lalu lintas satu-satunya menuju pusat Desa Bingkeng dan jalur perekonomian masyarakat yang digunakan sehari-hari dalam menjual hasil bumi. Jembatan sekaligus sarana interaksi warga ke pusat Desa Bingkeng.

 

“Warga melewati jembatan itu setiap hari. Untuk pengendara roda dua dibutuhkan keahlian untuk bisa melewati terlebih saat hujan sangat berbahaya karena bambu yang basah menjadi licin. Sehingga sering terjadi kecelakaan terpeleset jatuh ke sungai yang masih berbatu,”kata dia, Selasa (22/1).

 

Pemerintah desa sudah mengajukan proposal pembangunan jembatan permanen namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Terlebih jalan yang menghubungkan dua dusun tersebut sudah dibeton dan diaspal hanya menyisakan jembatan gantung.

Eno (61) warga Dusun Aria kepada SatelitPost mengatakan, jembatan itu sangat dibutuhkan hampir setiap hari dia melintasi jembatan tersebut mengangkut hasil bumi menuju pusat kota kecamatan.

 

Karena jembatan itu satu-satunya akses utama dia berharap ada perhatian dari pemerintah kabupaten untuk menggantinya dengan jembatan permanen untuk keamanan warga yang melintas.

“Kami sangat berharap pemerintah mengganti jembatan gantung dengan permanen agar bisa melewati dan mengangkut hasil pertanian warga dengan maksimal dan aman,” kata Eno. (taslim@satelitpost.com)

 

FOTO : Jembatan Gantung yang menghubungkan Dusun Nambo dan Dusun Aria Desa Bingkeng Kecamatan Dayeuhluhur kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan.Selasa(22/1)/TASLIM INDRA