PEGAWAI Dinas Kesehatan saat mengikuti simulasi bencana gempa berpotensi tsunami dengan kekuatan 8,8 SR di Kabupaten Cilacap.

CILACAP, SATELITPOST – Ribuan masyarakat Kabupaten Cilacap baik yang berada di gedung perkantoran maupun pelajar di sekolah  berhamburan keluar ruangan setelah merasakan gempa dahsyat dengan kekuatan 8,8 skala richter (SR), Jumat (26/4).

 

Setelah menyelamatkan diri keluar dari gedung beberapa saat kemudian sebanyak 26 sirine yang berada di sepanjang pesisir pantai berbunyi. Masyarakat yang sebelumnya panik keluar ruangan kembali berlari ke dalam gedung shelter yang layak untuk menyelematkan diri dari bahaya tsunami.

 

Kepala BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan bahwa kejedian tersebut merupakan skenario bencana gempa bumi berpotensi tsunami dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2019. Dimana kegiatan ini sebagai sarana edukasi yang bertema kesiapsiagaan mulai dari diri sendiri, keluarga, dan komunitas.

 

“Harapannya setiap ada gempa masyarakat sudah bisa melakukan evakuasi secara mandiri dan quick response. Sehingga tidak terdapak sampai ada korban jiwa yang berjatuhan,” katanya.

 

Pada simulasi kali ini pihaknya fokus kepada sekolah, perguruan tinggi termasuk beberapa kantor lainnya seperti pemerintahan, BUMD, BUMN maupun swasta. Ada sebanyak 28 titik lokasi simulasi bencana. Setidaknya 13 ribu peserta mengikuti simulasi.

 

Dari situ diharapkan masyarakat Kabupaten Cilacap semakin tahu bagaimana cara menyelematkan diri ketika ada bencana. Seperti yang di ketahui ada sebanyak 45 lokasi vertikal sebagai lokasi tempat evakuasi tsunami sesuai dengan MoU.

 

“Cilacap merupakan daerah rawan bencana nomor satu di Jawa Tengah, masyarakat harus tahu akan hal ini. Kebanyakan saat ini masyarakat kalau ada peringatan tsunami berduyun-duyun ke arah bandara, hal tersebut kadang membuat kemacetan dan justru semakin membahayakan, padahal ada lokasi lain untuk menyelamatkan diri ke arah Lebeng Kecamatan Kesugihan,” katanya. (and)

 

Cap.foto : Pegawai Dinas Kesehatan saat mengikuti simulasi bencana gempa berpotensi tsunami dengan kekuatan 8,8 SR di Kabupaten Cilacap, Jumat (26/4).Istimewa