CILACAP, SATELITPOST-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap melakukan pencermatan ulang teradap data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 1.050 orang pemilih. Mereka terdiri dari pemilih ganda dan juga meninggal dunia.

 

Komisioner KPU Cilacap, Akhmad Kholil mengatakan data tersebut merupakan data dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cilacap setelah melakukan pencermatan daftar pemilih tetap (DPT). Disebutkan ada sebanyak 432 pemilih ganda dan 618 pemilih meninggal dunia. Data ini tersebar di 24 kecamatan dengan jumla bervariasi.

 

“Kami langsung melakukan pencermatan dan pengecekan di lapangan terkait dengan data hasil temuan Bawaslu,” kata Kholil, Kamis (13/9) kemarin.

 

KPU melalui PPK sampai Kamis siang kemarin masih melakukan pengecekan ke lapangan, untuk memastikan kebenaran dari data hasil pencermatan Bawaslu. Hasil pencermatan tersebut kemudian akan diplenokan ole KPU pada Kamis (13/9) malam.

 

Dengan adanya temuan dari Bawaslu ini, maka akan ada pengurangan jumlah pemilih Pemilu 2019. Dari sebelumnya KPU menetapkan DPT Pemilu 2019 sebanyak  1.459.836 pemilih dengan rincian 730.165 pemilih laki-laki dan 729.671 pemilih perempuan, yang tersebar di 5.839 tempat pemungutan suara (TPS).

 

Usai penetapan DPT, KPU juga terus melakukan upaya penelusuran terhadap para pemilih potensial, sampai nanti penyusunan daftar pemilih tambahan yang disusun sampai H-30. Dengan terus melakukan koordinasi dengan Disdukcapil.

 

“Masih ada ruang yang memudahkan kita sebagai penyelenggara untuk memfasilitasi warga untuk menggunakan hak pilihnya. Masih ada proses DPTb dimana penyusunan sampai H-30 sebelum pencoblosan,” katanya. (ale)