Festival Tumpeng Mogana puncak Gebyar Budaya Sedekah Bumi Anak Putu Desa Pesanggrahan, Jumat (5/10).SATELITPOST/And

CILACAP, SATELITPOST- Kirab gunungan palawija dan puluhan tumpeng mogana mewarnai puncak kegiatan Gebyar Budaya Sedekah Bumi Anak Putu Desa Pesanggrahan, Jumat (5/10).

 

Arakan gunungan dan tumpeng diiringi oleh rombongan prajurit dengan membawa tongkat berada pada barisan depan. Kemudian disusul sebanyak 12 RT dari dua dusun secara bersama-sama membawa dan mengkirab gunungan palawija dan tumpeng dari masing-masing dusun menuju kediaman kepala desa sebagai lokasi prosesi sedekah bumi.

 

Rombongan diterima langsung oleh kepala desa, segenap tamu undangan termasuk dinas terkait dan Forkompimcam Kroya.

 

Ketua RT 01 Maryono menyambut baik dengan adanya acara tersebut. Menurutnya kebersamaan dan kekompakan warga menjadi semakin baik.

 

“Kita sudah mempersipkan segalanya kita membawa lima tumpeng,” ujarnya.

 

Semua warga begitu semangat, terbukti sebagian besar mengikuti kirab dengan menggunakan pakaian adat. Diharapkan kedepan akan semakin baik.

 

“Kita begitu mengapresiasi kegiatan tersebut. Kegiatan terselenggara atas berkat swadaya masyarakat,” kata Kadus 1 Pesanggrahan, Sarwin.

 

Sekertaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap Brojo Pamungkas menyambut baik adanya gebyar budaya Desa Pesanggrahan tersebut dalam rangka mengembangkan kreativitas dan inovasi masyarakat setempat.

“Harapan kami bisa menjadi destinasi baru. Bisa menjadi event desa dan lebih lanjut akan dibina kelompok sadar wisatanya, syukur-syukur menjadi desa wisata,” katanya.

 

Menurutnya untuk potensi sendiri memang sudah ada dan perlu dikembangkan lagi termasuk ekonomi kreatifnya. Seperti halnya dengan adanya kuliner yang bisa dikembangkan, agar ada daya tarik tersendiri.

 

Ke depan potensi yang ada di Desa Pesanggrahan akan digali termasuk seni dan budayanya. Jika sudah bagus akan dibentuk kelompok sadar wisata agar meningkat menjadi desa wisata. (and)