Tim dari Asuransi JAsindo dan BWA mencoba perahu yang diserahkan kepada nelayan Kutawaru, Kamis Kemarin.

CILACAP, SATELITPOST-PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Badan Wakap Al Quran memberikan dua unit perahu ketinting dan 10 set alat tangkap ikan berupa jaring kepada nelayan di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kamis (18/7) kemarin. Selain bantuan, para nelayan Kutawaru juga akan mendapatkan pembinaan.

Bantuan diserahkan langsung oleh Grup Head Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Ario Radityo kepada nelayan Kutawaru, melalui Direktur Operasional dan Keuangan Badan Wakaf Al Quran Muhammad Ikhas Salam dan mitra nadzir atau mitra lapang.

Ario Radityo mengatakan, bantuan diberikan karena Cilacap merupakan daerah dengan populasi nelayan yang cukup banyak. Namun, masih banyak nelayan yang membutuhkan perhatian untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Perahu ketinting ini kami berikan agar ke depan kehidupan mereka lebih baik. Semoga dalam hal tangkap ikan akan lebih baik, sehingga perekonomian meningkat dan sejahtera,” ujarnya, kemarin.

Dalam penggunaanya, perahu ketinting akan dikelola oleh BWA yang berlaku sebagai pengawas dan Pembina nelayan Cilacap. Nantinya, perahu dan alat tangkap ikan terebut nantinya akan dimanfaatkan oleh 10 KK nelayan di Kutawaru. Penggunaanya akan dilakukan secara bergantian dengan sistem bagi hasil antara nelayan dengan pengelola.

Bantuan perahu ketinting kepada nelayan sebelumnya juga sudah pernah diberikan oleh Asuransi Jasindo bersama BWA. Ada sebanyak 4 perahu ketinting yang diserahkan kepada nelayan di Pulau Adonara Flores Nusa Tenggara Timur.

Direktur Operasional dan Keuangan BWA, Muhammad Ikhas Salam mengatakan, nantinya yang akan mengelola benda wakaf berupa dua perahu dan alat tangkap ikan tersebut adalah Nadzir atau mitra lapang. Hal ini dilakukan agar benda yang diwakafkan tersebut bermaanfaat bagi para penerima.

“Kalau tidak dikelola, masing-masing menggunakan sendiri, maka bisa tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami berharap bantuan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan dalam waktu singkat, tetapi jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, nelayan Kelompok nelayan Kutawaru, Hadi Suwito yang menerima kapal dan alat tangkap mengaku bersyukur dengan bantuan tersebut. Pasalnya, selama ini dia hanya bisa mencari ikan di sekitar perairan Kutawaru, karena tidak menggunakan perahu.

“Belum punya kapal, alhamdulillah mendapat bantuan kapal, selama ini nyari ikan ya jalan kaki dan pakai alat tangkap biasa. Nantinya dengan menggunakan kapal nyari ikannya bisa menyebrang, jangkauannya lebih luas, harapannya hasilnya lebih banyak lagi,” katanya.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, tim dari Asuransi Jasindo dan juga BWA mencoba menaiki perahu yang diserahkan kepada nelayan. (ale)