CIPARI,SATELITPOST-Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meresmikan jembatan Pentus Desa Caruy Kecamatan Cipari, Minggu (1/12).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan Pita dan Pemotongan dan penyerahan tumpeng oleh Bupati Cilacap didampingi,Anggota DPR-RI,Kepala Desa dan Forkompica Kecamatan Cipari Kepada Kepala Desa Caruy.

Hadir dalam kegiatan Presmian Camat Cimanggu Bambang Tutuko,S.Sos,MSi,Kepala Desa Cimanggu Waryono dan Kepala Desa Karangreja Sarwin. Kepala Desa Caruy Karsino,SE dihadapan Bupati menyampaikan Pembangunan Jembatan Pentus yang berlokasi di RT 1 RW 4 Dusun Pentus menelan anggaran Rp 3 miliar lebih yang dilakukan secara bertahap.

Jembatan tersebut semula merupakan jembatan gantung yang terbuat dari bambu dan bentangan kawat seling menghubungkan Desa Caruy dan desa Cimanggu sekaligus akses menuju jalan nasional. Kepada Bupati Dia berharap agar pemkab kembali mengalokasikan anggaran pembangunan jalan ke Desa Caruy agar bisa mendukung pembangunan sektor ekonomi dan pertanian warga.

“Kami sangat berterimakasih kepada bupati yang telah mewujudkan keinginan masyarakat Caruy memiliki jembatan yang permanen dan memadai,semoga bapak panjang umur dan tidak bosan menguncurkan dana pembangunan ke desa kami,” kata Karsino.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji usai menandatangani prasati peresmian jembatan pentus dalam sambutannya menyampaikan pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemkab untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sarana insfra struktur penunjang berupa jalan dan jembatan.

Kepada Satelitpost Tatto mengungkapkan pembangunan Jembatan Pentus akan ditindaklanjuti dengan pembangunan jalan agar lebih menunjang lagi dengan pengaspalan jalan melalui program aspal swadaya.

“Pemkab tengah melakukan evaluasi tentang pembangunan di desa-desa apakah dana desa efektif atau tidak dan dana desa harus digunakan untuk pembangunan infra struktur jalan bukan untuk membangun gedung,” ujar dia.

Tatto juga menyampaikan saat ini pihaknya tengah fokus kepada pembangunan infrastruktur dan pembangunan ekonomi kreatif desa-desa dengan melibatkan mitra sponsor pemkab untuk turun kedesa-desa untuk memberikan pemberdayaan melalui ekonomi kreatif tersebut.

“ Selanjutnya pembangunan desa wisata, setiap desa harus memiliki destinasi wisata yang akan berdampak kepada pelestarian lingkungan maupun budaya dan berdampak kepada pendapatan masyarakat desa,”kata dia. (lim).