CILACAP, SATELITPOST-DY (13) menjadi korban pencabulan yang dilakukan YN (23), warga Desa Babakan, Kecamatan Karangpucung. Ia dicabuli setelah diming-imingi janji manis oleh YN.

YN mengaku berkenalan dengan gadis yang masih duduk di kelas 8 SMP ini  melalui media sosial facebook. Ternyata mereka merupakan tetangga desa, merekapun janjian untuk bertemu.

Aksi pencabulan dan persetubuhan ini dilakukan YN pertama kali pada 18 Mei di pinggir lapangan Desa Karangpucung. Selanjutnya dilakukan pada 26 Mei di sekolahan DY pada pukul 10.00 WIB, saat sekolah tengah libur.

Setelah melakukan aksinya, YN pergi kerja ke Tanggerang sebagai penjahit. Ponsel dan media sosial miliknya sudah tidak bisa dihubungi oleh DY. Kalang kabut, DY akhirnya menceritakan kepada orangtuanya telah disetubuhi oleh YN. Karena itu, orangtua DY melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Karangpucung.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Karangpucung, Iptu Siswanto mengatakan, pelaku ditangkap pada 7 Agustus kemarin di rumahnya. “Pelaku ini sebelumnya ke Tanggerang untuk kerja, saat pulang ke rumah di Karangpucung kami tangkap,” katanya.

Menurutnya, awalnya korban dirayu oleh pelaku dengan janji-janji manis. Sehingga DY mau disetubuhi oleh pelaku yang lahir di tanggal 17 Agustus ini. “Awalnya suka sama suka,” ujarnya.

Kini setelah ditangkap pihak kepolisian YN mengaku menyesal melakukan perbuatannya tersebut. Meskipun demikian, dia tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 dan atau pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman yang diterima tersangka dengan penjara 15 tahun.

Atas kejadian tersebut Kapolsek menghimbau kepada masyarakat terutama orang tua yang mempunyai anak agar lebih memperhatikan pergaulannya jangan sampai terjerumus kedalam pergaulan bebas. (ale@satelitpost.com)