KADISHUB Cilacap membacakan kupon yang memperoleh hadiah utama dalam Undian Hadiah bagi pengguna jasa Uji Kir di Cilacap, Selasa (10/9).SATELITPOST/ALE
KADISHUB Cilacap membacakan kupon yang memperoleh hadiah utama dalam Undian Hadiah bagi pengguna jasa Uji Kir di Cilacap, Selasa (10/9).SATELITPOST/ALE

CILACAP, SATELITPOST – Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, menggelar undian berhadiah bagi pengguna jasa uji kalayakan kendaraan bermotor atau uji kir, Selasa (10/9/2019). Undian diikuti oleh pengguna jasa yang sudah melakukan uji kir antara Maret hingga September 2019, di UPTD PKB Dinas Perhubungan Cilacap dan UPTD Majenang.

Pengundian yang digelar di UPTD PKB Dishub Cilacap, dihadiri oleh kepala dinas perhubungan, jajaran Bank Jateng, dinas sosial, dan pengguna jasa kir.

Kepala Dishub Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo mengatakan, undian berhadiah diadakan rutin setiap tahun. Berbagai hadiah disiapkan pada penarikan undian, mulai dari smartphone, kulkas dua pintu, televisi layar datar, penanak nasi, setrika, voucer uji kir dan lainnya.

“Pengundian hadiah ini untuk memberikan apresiasi dan reward kepada pengguna jasa kir yang telah memenuhi kewajibannya. Selain itu, juga sebagai rangkaian perayaan Hari Perhubungan Nasional,” katanya.

Menurutnya, mengujikan kendaraan tepat waktu merupakan upaya mengurangi risiko kecelakaan. Sebab, faktor pemicunya tidak hanya human eror tetapi juga teknis kendaraan.

“Dengan uji kir tepat waktu setiap enam bulan sekali, diharapkan semua kendaraan masyarakat laik mengaspal dan meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Di Cilacap, masyarakat bisa melakukan uji kir di dua tempat yang sudah disiapkan oleh dishub, yakni di Kantor Dishub Cilacap dan Majenang. Keduanya sudah dipenuhi dengan peralatan yang telah mendapatkan akreditasi dari Kementrian Perhubungan RI.

“Kami harapkan, pemilik kendaraan bisa secara rutin melaksanakan uji kendaraan bermotor. Tidak perlu khawatir, karena tidak ada pungutan lain selain apa yang sudah ditetapkan oleh peraturan daerah Cilacap,” katanya.

Tulus mengatakan, saat ini sedikitnya ada sekitar 16 ribu kendaraan yang wajib uji kir. Tetapi selama ini yang aktif, hanya kisaran 12 ribu hingga 13 ribu kendaraan saja. Kendaraan lainnya ada yang mutasi, rusak, dan juga memang tidak melakukan uji kir.

Setiap hari, ada sekitar 120 kendaraan yang melakukan uji kir. Tahun ini ditargetkan PAD yang masuk dari uji kir sekitar Rp 1,6 miliar. Sampai September ini, pencapaian sudah sekitar Rp 1 miliar. (adv/ale)