APARAT kepolisian Cilacap membawa para tersangka kasus pencurian, Selasa (3/12).

CILACAP, SATELITPOST-Gunarto (30) warga Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilwang, Kabupaten Banyumas kaget saat mengecek Closed Circuit Television (CCTV) toko elektronik miliknya melalui telepon seluler (ponsel). Pasalnya, terlihat ada tiga orang sedang melakukan aksi pencurian di dalam toko yang berada di Jalan Tugu Timur Desa Sampang Kecamatan Sampang, pada 13 November sekitar pukul 02.30 WIB.

Melihat hal tersebut, dia pun langsung melaporkan kepada Polsek Sampang. Bersama dengan petugas, mereka bergegas menuju ke tokonya. Dari empat pelaku, petugas dan juga warga berhasil mengamankan dua orang pelaku, Rizki Maulana (24) dan Roni Parcamali (25) keduanya warga Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Sedangkan dua orang pelaku lainnya, masih dalam pengejaran.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Djoko Julianto memgatakan para pelaku ini masuk ke dalam toko melalui atap. Kemudian mencongkel pintu menggunakan potongan besi dan obeng.

“Ada empat pelaku, tiga orang masuk ke dalam toko untuk menggasak barang-barang di dalamnya, dan satu pelaku berjaga di luar. Baru dua pelaku kita amankan, dan dua lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Barang-barang hasil curian belum banyak yang dibawa, karena diletakkan di atap oleh para pelaku. Beberapa barang senilai Rp 9 juta, berupa televisi, spiker aktif, ponsel, dan juga uang tunai sebanyak Rp 476 ribu.

Tersangka Roni mengaku jika diajak temannya yang masih DPO untuk ikut mencuri di toko elektronik Sampang. “Saya diajak teman yang masih kabur, ini yang kedua kali. Sebelumnya percobaan mencuri toko baju di Ajibarang,” katanya yang mengaku sebagai tukang parkir ini.

Tukang parkir ini mengaku tidak kabur bersama dengan pelaku lainnya, karena tertangkap oleh warga. Atas perbuatannya, keduanya harus dibui. Dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara, karena disangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (ale)