CILACAP, SATELITPOST – Masa angkutan Lebaran tahun 2019 resmi ditutup pada H+7 atau pada hari ini, Kamis (13/6/2019). Berdasarkan data dari Terminal Tipe A Bangga Mbangun Desa Cilacap, jumlah penumpang pada tahun ini cenderung mengalami penurunan.

 

Data yang terhitung sejak H-7 hingga H+7 atau dari tanggal 29 Mei sampai 13 Juni 2019 per harinya rata-rata mengalami penurunan di banding tahun sebelumnya. Kenaikan hanya terjadi pada saat puncak arus mudik maupun balik Lebaran yakni H-4 sampai H-5 dan H+1 sampai H+2.

Pada masa angkutan Lebaran tahun 2019 H-4 untuk kedatangan mencapai 1.909 penumpang atau naik 18 persen sedangkan untuk keberangkatan 1.843 penumpang atau naik 54 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan pada H-5 untuk kedatangan mencapai 2.290 penumpang atau naik 29 persen sedangkan keberangkatan mencapai 1.725 atau tidak naik dibanding tahun sebelumnya.

 

“Hal tersebut terjadi juga pada saat puncak arus balik khususnya pada pemberangkatan dimana untuk H+1 naik 21 persen dan untuk H+2 naik sekitar 14 persen,” ujar Koordinator Terminal Tipe A Bangga Mbangun Desa Cilacap, Priyanto.

 

Selain terjadi penurunan penumpang, jumlah kedatangan ataupun keberangkatan bus juga menurun. Bahkan penurunan terjadi di setiap harinya selama musim angkutan lebaran tahun ini. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya penurunan jumlah bus mencapai 18 – 34 persen.

 

“Kalau kita melihat trenya bus atau armada rata-rata menurun baik yang berangkat maupun yang datang,” ujarnya.

 

Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi kenapa terjadi penurunan jumlah armada. Bisa jadi karena faktor keterbatasan armada atau karena terjadi penurunan jumlah penumpang yang lebih banyak memilih menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum lainya.

 

Lebih lanjut, kata Priyanto, secara umum angkutan Lebaran tahun ini khususnya di Terminal Tipe A Bangga Mbangun Desa Cilacap berjalan dengan lancar. Baik dari segi keamanan maupun kenyamanan penumpang. (and)