KEGIATAN kontes dan expo ternak Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap 2019.

CILACAP, SATELITPOST – Para peternak di Karangpucung Kabupaten Cilacap berharap investasi yang ditawarkan Pemerintah Kabupaten bisa terealisasi. Pasalnya, Cilacap belum memiliki pabrik pengolahan susu kambing. Padahal olahan susu kambing adalah potensi yang cukup menjanjikan.

Seperti diketahui kawasan terpadu kambing Karangpucung menjadi salah satu potensi investasi di Cilacap Business Forum (CBF) 2019. Potensi investasinya yakni budidaya kambing perah dan pabrik pengolahan susu kambing.

“Saat ini kita pasarkan susunya untuk konsumsi lokal dan paling banyak kita kirimkan ke pabrik olahan susu kambing. Mungkin domainya pemerintah tepat apabila ingin membuka pabrik susu, kalau bisa. Sehingga peternak tidak perlu setor susu jauh-jauh ke Yogyakarta maupun Tangerang,” ujar Penggagas Komunitas Peternak Akar Rumput Cilacap, Putu Dwi Rastio.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap, Dian Arinda Murni melalui Seksi Promosi Peluang Investasi, Aris Cahyanto mengatakan, kedua kebutuhan investasi tersebut yang disampaikan dalam CBF 2019 yakni budidaya kambing perah sekitar Rp 97.213.602.800 dan pabrik pengelolaan susu kambing Rp 62.762.973.308.

“Kita memang butuh suntikan dana dari luar. Kalau kita melihat satu contoh di Desa Sindangbarang, Kecamatan Karangpucung itu lahan tersedia luas dan potensi kambing juga ada,” katanya.(And)