CILACAP, SATELITPOST-Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap II tahun 2019 di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Selasa (9/7) kemarin.

Tatto mengatakan, TMMD merupakan kegiatan yang penting. Sebab, dalam kegiatan tersebut, semua komponen negara bergotong royong untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

“Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui TMMD dapat menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa. Menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini,” ujarnya.

Melalui TMMD Sengkuyung percepatan pembangunan dapat terjadi tanpa mengurangi aspek kearifan loka.

Dalam kesempatan itu, Bupati Cilacap menandatangi surat penyerahan proyek TMMD kepada TNI dalam hal ini Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian sekaligus memberikan alat pekerjaan secara simbolis kepada perwakilan Satgas TMMD dan masyarakat.

Di tempat yang sama, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Wahyu Yuniartoto SE MTr (Han) melalui Pasiter Kapten Inf Marjono mengatakan, berbagai kegiatan fisik dan non fisik akan dilakukan dalam TMMD di Desa Cimrutu. Sasaran kegiatan fisik di antaranya, pembangunan talud sepanjang 1.531 meter, pembangunan dua unit MCK, serta rehabilitasi 20 rumah tidak layak huni (RTLH).

“Sedangkan kegiatan non fisik seperti pengobatan gratis, pelayanan KB, pelatihan, dan pengolaan pangan lokal, pembuatan akta kelahiran gratis di bawah 1 tahun, penyuluhan penanganan hama, kebencanaan, bela negara, narkoba, penyuluhan PBB, dan masih banyak lainnya,” ujarnya.

Anggaran yang digelontorkan dalam TMMD Senkuyung Tahap II di Desa Cimrutu mencapai RP 565 juta. Nilai tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 265 juta dan APBD Kabupaten Cilacap sebesar RP 300 juta.(ale)