KEPALA Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Cilacap (kiri) menyerahkan tanda bukti pencatatan DPCK Saburmusi NU di dinas usai pelantikan, Sabtu (6/10/2018).SATELITPOST/RENNY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Saburmusi) Nahdlatul Ulama (NU) memperjuangkan para pekerja informal yang ada di Cilacap untuk ikut dalam program jaminan ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan). Pasalnya selama ini para buruh informal belum memiliki jaminan ketenagakerjaan.

“Selama ini mereka tidak ter-cover dengan BPJS Ketenagakerjaan, padahal ini menjadi penting,” ujar Ketua DPCK Saburmusi Cilacap Ali Zaziroh Hidayat, pada Pelantikan dan Rapat Kerja Saburmusi Cilacap, Sabtu (6/10/2018) kemarin.

Saat ini ada sekitar 105 buruh dari tujuh basis yang sudah tergabung dengan Saburmusi Cilacap, terutama buruh informal. Di antaranya penambang pasir di sepanjang Sungai  Serayu yang di Cilacap,  ojek pangkalan maupun ojek online, tenaga pendidikan, buruh bangunan, buruh jamur di Desa Dondong Kesugihan, serta bank sampah. Seluruh buruh ini memiliki risiko pekerjaan, sehingga untuk mengantisiasi kecelakaan kerja, para buruh ini harus terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Target kita perbanyak keanggotaan, dan memasukan mereka kepada BPJS khususnya buruh informal, selain itu kami juga akan memperjuangkan persoalan buruh di perusahaan-perusahaan yang ada di Cilacap, karena jumlah buruh tidak sebanding dengan serikat pekerja yang ada,” katanya.

Dia mengatakan dengan dilantiknya Pengurus DPCK Saburmusi Cilacap, diharapkan bisa ikut memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarkaat. “Harapan kami Saburmusi dan serikat buruh lain bisa memperjuangkan hak-hak buruh di Cilacap,” katanya.

Pelantikan DPCK Saburmusi Cilacap dilakukan oleh Presiden Saburmusi RI, Saiful Bahri A. Dihadiri juga oleh Rois Syuriyah PCNU Cilacap KH Su’ada Adzkiya, anggota DPR RI Siti Mukaromah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perinsustrian Kabupaten Cilacap,Kosasih, dan juga dari BPJS Ketenagakerjaan.

Usai melantik, Presiden Saburmusi RI, Saiful Bahri A mengatakan jika sejak terbentuk, DPC Saburmusi Cilacap menarik, karena sudah ada 7 basis yang tergabung. Hal ini bisa menjadi kekuatan riil dari Saburmusi.

“Dengan adanya Saburmusi ini, bisa membuat masyarakat sejahtera, lebih bisa membantu ketika ada masalah, karena tujuannya membantu mereka terutama masalah hukum. Karena buruh ini dilihat dari aspek apapun selalu kalah,” katanya.

Dia mengatakan, Saburmusi lahir pada tahun 1955. Sempat “tenggelam”, Saburmusi kembali bangkit pada tahun 1998. Saat ini, secara nasional kepengurusan Saburmusi NU ini sudah ada di setiap daerah di Jawa Tengah, selain itu juga ada di beberapa provinsi lainnya, seperti Lampung, Jambi, Aceh, Gorontalo dan lainnya. Menurutnya, pengurus Saburmusi yang sudah tercatat di dinas ada skeitar 550 ribu anggota.

“Saya berharap saburmusi bisa merambah kemana-mana, apalagi potensi di Cilacap tinggi, bisa merambah ke BUMN, perusahana asing, mereka mampu mengajak gabung dengan Saburmusi,” katanya. (ale)