Tingkah laku Mbok Dariah masih teringat jelas dalam ingatan Sukendar, seorang yang telah menemani Mbok Dariah melakoni profesi sebagai Lengger Lanang. Sukendar yang selalu memainkan kendang setiap Mbok Dariah memainkan Lengger Lanangnya.

Menurut Sukendar, Mbok Dariah selalu tersenyum manja ketika bertemu dengannya. ‎ “Kalau ketemu saya selalu menjep (senyum tertahan, red), kaya ketawa terus mendekat salaman. Kalau mau naik panggung ketemu saya juga menjep dulu,” kenang Sukendar pada SatelitPost, Senin (12/2).

Baca Juga: Dariah, Maestro Lengger Lanang Banyumas Berpulang..

‎Bahkan, yang masih sangat ia kenang, Mbok Dariah pernah mengatakan ingin ke rumahnya. Lama sekali tidak kesampaian, Dariah sakit hingga sembuh ia pamitan ke luar. “Tidak tahunya ke rumah saya bawa mobil, orang rumah tidak ada yang tahu Mbok Dariah ke rumah saya,” katanya.

‎Pria yang menyukai tari Gambyong Pangkur itu menurutnya dulu juga sering nari dan nyanyi sendiri. Karena dulu lengger bukan hanya nari tapi juga nyanyi.‎ Tembang Sapa Nyana menjadi tembang favoritnya.

Setiap mendengar suara tabuhan, Dariah menurut dia juga selalu pingin joget. “Kalau dengar lagu atau gending yang dia suka pokoke langsung joget. Kaitannya dengan indang yang disukai,” kata dia.

Sukendar selalu menjadi orang yang diminta menemani Mbok Dariah tampil. Ia begitu memahami kondisi Mbok Dariah yang sudah tidak muda lagi. “Dia sudah tua, tenaga sudah berkurang. Jadi kalau main durasi pentasnya supaya jangan sampai kecapaian. Kalau yang tidak tahu kan kaya lengger biasa durasinya,” katanya. (alfiatin)