BUPATI Banyumas Ir Achmad Husein didampingi anggota DPR RI Budiman Sujatmiko menandatangani prasasti peresmian Agrowisata Bulak Barokah di Desa Langgongsari Kecamatan Cilongok, Kamis (16/11)SATELITPOST/ AULIA HAKIM

CILONGOK, SATELITPOST – Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok mengalokasikan 90 % dana desa untuk pembangunan agrowisata. Sektor pariwisata dinilai paling potensial dan konsep agro bisnis dipilih sebab wilayah tersebut adalah masyarakat berbasis pertanian. Lokawisata tersebut dikelola oleh BUMDes setempat, sesuai konsep utama dana desa.

“Luasnya mencapai 4 hektare. Agrowisata Bulak Barokah ini juga kami jadikan pusat pengolahan gula kelapa, peternakan sapi dan kambing.¬† Sedangkan untuk tanaman utamanya adalah durian dan petai. Tanaman buah lainnya kami manfaatkan lahan yang tersisa,”kata Rasim, Kepala Desa Langgongsari saat membuka peresmian Agrowisata¬† Bulak Barokah, Kamis (16/11).

Ia mengatakan, wisatawan bisa menyaksikan langsung proses produksi gula kelapa dan mengonsumsi langsung sejumlah hasil pertanian. Agrowisata ini ditargetkan dapan tumbuh pesat meningkatkan kesejahteraan warga desa. “Tahun 2015 dana desa yang kami gunakan Rp 300 juta, tahun 2016 jadi Rp 600 juta, tahun 2017 menjadi Rp 900 juta. Tahun 2019 kami menargetkan dalam waktu satu tahun ada peningkatan jadi Rp 1 Miliar, ” kata dia.

Rasim menjelaskan, tiket masuk ke Argowisata setiap satu orang harganya Rp 12.500. Harga tiket tersebut, kata dia, sesuai dengan nilai kenyamanan dan hiburan menikmati Agrowisata  Bukak Berkah.

Sedangkan menurut Budiman Sujatmiko, DPR RI dari PDIP, sebagai penggagas UU Desa dan Pengelolaan Mandiri Dana Desa, sudah saatnya cita-cita kaya dan sejahtera bersama dapat diwujudkan. “Cita-cita kita agar sugih bareng, sejahtera bareng bareng bisa diwujudkan. Desa sekarang diberi kuasa sumber daya orang, uang, ruang, barang dan peluang. Mari gotong royong sugih bareng berkreasi dan bekerja keras memanfaatkan dana desa untuk modal usaha bersama wong ndesa, ” kata dia.

Menurutnya yang dibutuhkan saat ini adalah etos kerja, niat usaha warga desa. Modal dan lahan sudah diberikan, konsistensi dan kreativitas, kata dia, akan membawa hasil yang memuaskan. “Sudah, ayo bareng bareng sugih bareng. Aja sugih dewekan, gotong royong membuat desa punya usaha besar yang hasilnya untuk warga juga, ” kata dia. (kim)

Komentar

komentar