DPU Kabupaten Banyumas Gencarkan Gerakan Peduli Jalan dan Sungai

PURWOKERTO, SATELITPOST-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas kembali menggencarkan gerakan peduli jalan dan bersih sungai di seluruh kabupaten. Mengajak masyarakat memperbanyak drainase, sehingga infrastruktur milik bersama tetap terjaga dan terawat.

Kepedulian terhadap jalan dan sungai ini, dijadikan satu gerakan bersama sejak kemarin siang, Jumat (24/11). Tindak lanjutnya adalah dicanangkannya gerakan peduli jalan dan sungai pada tanggal 26 November 2017 mendatang.

“Bentuknya masyarakat supaya tahu bahwa jalan adalah musuhnya air, sehingga paling tidak masyarakat bisa membuat drainase-drainase yang sifatnya ringan, seperti kalau ada tanggul di bahu jalan yang agak tinggi, dipapras atau potong rumputnya supaya tidak terjadi genangan air, ” kata Kepala DPU Banyumas, Irawadi CES, Jumat (24/11).

Irawadi menjelaskan, kegiatan yang digelar serentak di 27 kecamatan ini, merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari PU Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 November. Selain gerakan peduli jalan, tanggal 3 Desember mendatang juga digelar gerakan bersih sungai. Gerakan bersih sungai ini, kata dia juga melibatkan unsur pendidikan seperti universitas, SMA, SMP dan semua.

“Tujuannya supaya orang membuang sampah di sungai menjadi malu. Di hari yang sama, kita juga ada pameran khusus infrastruktur, dengan menampilkan keberhasilan program-program pembangunan seperti jalan. Kita juga akan mempromosikan pelayanan rekomendasi teknis (rekomtek) cepat, hanya butuh waktu 1 hari selesai, ” kata dia.

Rangkaian kegiatan yang diawali jalan sehat ini, diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun internal bahwa PU bisa mengabdi ke masyarakat. “Sekarang bentuknya apa, ya kita harus menginovasi sekarang. Contoh ada jalan berlubang seharusnya tidak perlu sampai ke pak bupati. Disini ketika melihat langsung action, ” kata dia.

Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berpesan agar etos kerja pegawai lebih ditingkatkan, serta penanganan mengenai kerusakan infrastruktur lebih responsif lagi. “Kecepatan dalam bertindak untuk menangani kerusakan infrastruktur saya minta lebih responsive. Saya juga mohon dukungan masyarakat jasa konstruksi dalam pembangunan, ” kata dia. (kim)