PURWOKERTO, SATELITPOST-Pemkab Banyumas menyatakan pengerjaan rel ganda di Desa Gambasari, Kecamatan Kebasen, akan diikuti dengan pembangunan dua flyover di dekat terowongan. Proyek Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini, dibangun untuk menggantikan jalan yang saat ini sudah ada.

“Keberadaan jalan existing ini, nantinya akan digantikan dengan dua jalan flyover,” kata Bupati Banyumas, Ir H Achmad Husein.

Begitu pula menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas, Irawadi CES pembangunan dua jalan flyover di lokasi dekat terowongan tidak bisa dihindari karena di lokasi tersebut tidak memungkinkan dibangun jalan di atas permukaan tanah. Selain berhimpitan dengan alur Sungai Serayu, kontur tanahnya dipenuhi tebing.

Dia mengatakan, dua flyover yang akan dibangun tersebut memiliki panjang berbeda. “Flyover pertama membentang sepanjang 40 meter, sedangkan flyover kedua memiliki panjang sekitar 20 meter,” kata dia.

Flyover pertama akan melintas di sepanjang jalur rel KA yang ada sekarang. Sedangkan flyover kedua, akan melintas di atas rel ganda yang sedang dibangun. “Dengan demikian, nantinya tidak ada lagi pintu perlintasan KA,” kata dia.

Dari penjelasan yang disampaikan pihak Kemenhub, kata Irawadi, pembangunan dua flyover ini, akan dilaksanakan secara paralel dengan proyek pengerjaan rel ganda dan pembuatan terowongan yang saat ini sedang berlangsung.

Waktu pekerjaannya diharapkan bisa selesai bersamaan dengan penyelesaian proyek rel ganda untuk ruas jalur Purwokerto-Kroya. “Ya, janjinya seperti itu. Dengan demikian, saat proyek rel ganda ruas Purwokerto-Kroya selesai, maka pembangunan dua flyover-nya juga selesai. Perkiraannya, sekitar Bulan Desember 2018,” kata dia. (kim)