BANJARNEGARA, SATELITPOST-Demi peningkatan kemampuan dalam pengetahuan sejarah, sejumlah pengampuh mapel sejarah yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMA Kabupaten Banjarnegara, mengikuti kegiatan field trip study di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Jawa Tengah di Klaten.

Dalam kegiatan tersebut, para guru sejarah melihat dan mempelajari seputar benda peninggalan sejarah yang ada di BPCB.

Kepala BPCB Jateng, Tri Hartono mengatakan, kunjungan para guru sejarah dari Banjarnegara ini diharapkan tidak hanya pada kalangan guru dalam memperkaya materi saja. Namun juga kepada para siswa, agar mereka lebih mengenal benda peninggalan sejarah.

“Cagar budaya ini sebagai pembelajaran. Kami berharap setelah kunjungan ini, para guru juga menularkan pengetahuannya tentang sejarah pada siswa. Jika perlu, mereka juga bisa berkunjung dan melihat langsung peninggalan sejarah yang ada di BPCB ini,” katanya.

Pembelajaran seputar cagar budaya, memiliki nilai kearifan yang bisa ditanamkan pada generasi muda. Sebab, di dalamnya terdapat banyak pelajaran termasuk tentang keberagaman, toleransi, dan lainnya.

Ketua MGMP Sejarah Kabupaten Banjarnegara, Heni Purwono berharap, dari kegiatan ini para guru berperan aktif dalam melestarikan cagar budaya di Banjarnegara. “Banjarnegara juga memiliki potensi cagar budaya yang luar biasa. Guru sejarah harus menjadi garda terdepan dalam pelestariannya,” katanya.

Dia juga berharap agar Banjarnegara, dapat segera memiliki tim ahli cagar budaya. Sehingga, dapat melindungi cagar budaya yang ada di Banjarnegara secara legal formal. Kebutuhan komunitas atau kumpulan para pencinta dan pelestari budaya juga harus ada.

“Ini menjadi penting, sehingga sejarah dan bukti peninggalan sejarah yang ada di Banjarnegara tetap lestari dan terjaga baik,” ujarnya. (oel)