PEDAGANG di Pasar Sidodadi Cilacap, Senin (14/5).SATELITPOST/RENNY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Dua hari menjelang Ramadan beberapa harga kebutuhan pokok  di pasar tradisional mulai mengalami kenaikan. Diprediksikan harga akan terus mengalami kenaikan sampai satu minggu awal Ramadan.

Berdasarkan pantauan SatelitPost di Pasar Sidodadi Cilacap, sudah ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Di antaranya cabai, bawang putih, telur dan beberapa jenis sayuran.

Sudah tiga hari kemarin mulai naik, ini biasanya nanti sampai satu minggu puasa turun lagi.

Ahmad Rohmanudin

Pedagang Pasar Sidodadi

Ahmad Rohmanudin, pedagang Pasar Sidodadi mengatakan, untuk harga cabai rawit mengalami kenaikan sekitar Rp 7 ribu/kg. Dari sebelumnya harga Rp 17 ribu/kg menjadi Rp 24 ribu/kg. Cabai merah keriting dari Rp 21 ribu/kg menjadi Rp 28 ribu/kg, serta cabai hijau besar dari Rp 17 ribu/kg menjadi Rp 24 ribu/kg.

Selain itu kenaikan juga terjadi pada bawang putih jenis apel dari sebelumnya Rp 15 ribu/kg menjadi Rp 24 ribu/kg dan bawang jenis kating dari Rp 19 ribu/kg menjadi Rp 28 ribu/kg. Untuk telur juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, dari sebelumnya Rp 19 ribu/kg menjadi Rp 28 ribu/kg.

Sedangkan sayuran, tidak semuanya mengalami kenaikan. Komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan di antaranya wortel dari sebelumnya Rp 4 ribu/kg menjadi Rp 7 ribu/kg.

“Sudah tiga hari kemarin mulai naik, ini biasanya nanti sampai satu minggu puasa turun lagi,” ujarnya, Senin (14/5) kemarin.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada harga daging ayam, meskipun kenaikan ini sudah terjadi dalam waktu yang lama. Hal ini menyebabkan, rendahnya konsumsi masyarakat akan daging ayam.

“Daging ayam naik terus, kemarin-kemarin Rp 34 ribu/kg, terus Rp 35 ribu/kg sekarang Rp 37 ribu/kg. Sudah lama naik kalau mau puasa gini ya naik terus,” ujar Ati Mudiati pedagang daging di Pasar Sidodadi, kemarin.

Kenaikan ini, kata dia, sangat tinggi dibandingkan tahun lalu. Pasalnya sebelum Ramadan, harga daging ayam hanya menembus Rp 34 ribu-Rp 35 ribu/kg, berbeda dengan menjelang Ramadan kali ini.

“Kalau sekarang naik terus dikabari juragan malam nanti malem naik lagi,” ujarnya.

Kenaikan ini, kata dia, biasanya terjadi saat mau puasa sampai satu minggu puasa. Setelahnya mengalami penurunan harga. Harga kembali naik, menjelang Lebaran.

“Tahun kemarin saja sampai Rp 42 ribu/kg, kenaikannya bisa sampai Rp 5 ribu lebih,” ujarnya.

Harga yang mengalami kenaikan ini, kata dia, juga mempengaruhi penjualan. Selain hargabanyaknya penjual daging ayang yang berjualan di pinggir jalan, dengan harga lebih murah juga mempengaruhi penjualannya selama ini. (ale)