KAPOLRES Cilacap AKBP Djoko Julianto SIK MH menunjukkan barang bukti 10 ribu obat-obatan terlarang yang berhasil disita dari tiga pelaku pengedar dalam press release di Halaman Mapolres Cilacap, Senin (13/3).

CILACAP, SATELITPOST-Jajaran Polres Cilacap berhasil menangkap tiga pengedar obat terlarang jenis psikotropika di wilayah Cilacap. Penangkapan dilakukan di tiga tempat yang berbeda.

Tiga pelaku pengedar obat terlarang yaitu Maden (26), warga Jalan Srandil Kecamatan Adipala, Aden (27) warga Desa Gandrungmanis Kecamatan Gandrungmangu, dan Tri (41) warga Desa Menganti Kecamatan Kesugihan.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto SIK MH saat melaksanakan press release di Halaman Mapolres Cilacap, Senin (13/3) mengatakan, dari ketiga pelaku polisi berhasil menyita sebanyak 10 ribu obat-obatan terlarang jenis psikotropika.

“Pelaku mendapatkan obat-obatan terlarang tersebut dengan membeli secara online dari Semarang,” kata Kapolres Cilacap.

Selanjutnya, obat-obatan tersebut dioplos dengan cara dibungkus dalam paket plastik. Setiap plastik berisi delapan butir pil dan selanjutnya dijual kepada masyarakat umum seharga Rp 10 ribu.

“Pangsa pasar pil oplosan ini adalah para pemuda,” ujar Kapolres lagi.

Kapolres Cilacap mengimbau kepada masyarakat khususnya pemuda agar jangan sekali-kali untuk mencoba obat terlarang karena sangatlah berbahaya bagi kesehatan dan dapat merusak masa depan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga pelaku di kenakan pasal 62 UU RI Nomor 5 Th 1997 tentang Psikotropika dengan kurungan penjara 15 tahun.([email protected])