Anggota Polsek dan Petugas Damkar tiba di lokasi rumah terbakar, dini hari di Desa Karangkemiri, Kecamatan Kemangkon, Selasa (13/2).

PURBALINGGA, SATELITPOST -Karyono (55) warga RT 1 RW 1 Desa Karangkemiri, Kecamatan Kemangkon, dan keluarganya dikejutkan dengan kobaran api di rumahnya. Api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek itu membakar satu di antara kamar di rumah tersebut. Beruntung, Karyono dan penghuni lainnya berhasil keluar dengan selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, penghuni rumah sudah dalam kondisi tidur. Lewat tengah malam, Karyono terbangun karena cuaca yang panas. Saat bernajak dari tempat tidur, dia pun dibuat kaget. Ada kobaran api di kamar depan. Sontak, dia langsung membangunkan anak dan istrinya untuk bergegas menyelamatkan diri.

“Sebelum kejadian penghuni sudah tidur semua, terus ada yang bangun karena cuaca panas, dan ternyata api sudah berkobar di kamar depan. Kemudian berusaha keluar rumah sambil teriak minta tolong,” kata Kapolsek Kemangkon, AKP Siswanto, kemarin (13/2).

Siswanto menambahkan, sumber api yang membakar rumah korban, diprediksi dari hubungan arus pendek pada kamar tersebut. Awalnya warga yang mendengar teriakan, mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beberapa saat kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Si Jago merah baru bisa dijinakkan sekitar dua jam kemudian. “Diduga api bersumber dari korsleting listrik pada kamar depan,” ujar Kapolsek.

Akibat peristiwa tersebut, rumah berukuran 7×10 meter itu hangus terbakar. Sejumlah barang pun ludes terbakar, antara lain televisi, kulkas, dua sepeda, kursi dan perabot. Kerugian yang dialami pemilik rumah mencapai Rp 30 juta. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” katanya. (min)