PENANDATANGANAN perjanjian kerjasama antara Bappenda Kebumen dengan Bank Jateng dan STIE Putra Bangsa mengenai penyelenggaraan pajak daerah, Rabu (27/11). SATELITPOST/CR

KEBUMEN, SATELITPOST-Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kebumen meluncurkan aplikasi sistem informasi pajak bumi dan bangunan (SIPBB) di Gedung Setda Kebumen, Rabu (27/11). Langkah itudilakukan dalam upaya peningkatan pelayanan serta kemudahan membayar bagi wajib pajak.

Kepala Bappenda Kabupaten Kebumen, Aden Andri Susilo menjelaskan, melalui aplikasi ini diharapkan mampu mempermudah para wajib pajak seperti pajak PBB, pajak penerangan jalan, restoran, hotel, minerba, air tanah, pajak sarang burung lawet, reklame, pajak hiburan dan pajak parkir, dalam akses pelayanan. “Wajib pajak bisa mengakses langsung bahwa salinan SPPT-nya berapa. Untuk desa dan kecamatan juga bisa mengetahui pendapatan realtime. Jadi nanti bisa tahu berapa tagihannya dan bisa cetak sendiri bukti pembayaran sendiri,” katanya.

Selain itu, lanjut Aden, kemudahan yang diperoleh bagi pihak desa di antaranya dapat mengakses serta memantau melalui smartphone atau komputer mana saja warganya yang sudah membayar PBB maupun yang belum. Terdapat mitra kerjasama yang dilibatkan untuk memudahkan pembayaran pajak seperti Indomart, Alfamart, Gojek, Tokopedia, serta Kantor Pos. “Seiring berkembangnya zaman, kita manfaatkan teknologi untuk mencapai pendapatan pajak agar tetap optimal,” katanya.

Aden menyebutkan, saat ini pendapatan pajak belum memenuhi pencapaian target sebesar Rp 103 miliar. Namun secara total kumulatif sudah mencapai 98 persen atau Rp 98 miliar lebih. Kekurangan dua persen itu lantaran adanya jenis wajib pajak minerba dan restoran yang belum memperhatikan taat pajak. Meski demikian, pihaknya optimis target tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun.

Berbicara kendala pencapaian target, menurut Aden salah satu faktornya yakni masih kurangnya kesadaran pajak bagi wajib pajak. Komitmen membangun melalui hasil pajak dia implementasikan dengan peningkatan target sebesar 10,5 persen dari tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan, hasil pajak merupakan sebagai modal awal pembangunan. Tanpa adanya pajak pembangunan fisik maupun SDM dipastikan tidak akan berjalan lancar. “Saya ucapkan terima kasih kepada pembayar pajak dengan tepat waktu. Fungsi pajak nantinya akan dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” katanya.

Arif menyebutkan, pendapatan asli daerah Kabupaten Kebumen saat ini kurang lebih Rp 400 miliar. Wabup meminta kepada Bappenda selaku domain dinas yang membidangi hal tersebut untuk terus ditingkatkan. “Saya minta Pak Aden bisa terus memacu pendapatan kita melalui sektor pajak,” ujar Arif.

Di hadapan tamu undangan yang hadir, dirinya mengajak masyarakat agar turut serta mengawasi dalam penggunaan dan pengelolaanya dengan kemudahan akses yang diberikan melalui aplikasi SIPBB. “Kenali pajak, lunasi tepat waktu dan awasi penggunaanya. Kita bersama harus kritis karena dipungut dari masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pembagian hadiah sebagai wujud apresiasi terhadap para wajib pajak yang membayar pajak berupa alat elektronik rumah tangga serta perjanjian kerjasama antara Bappenda Kebumen dengan Bank Jateng dan STIE Putra Bangsa mengenai penyelenggaraan pajak daerah. (CR)

 

Taat Bayar Pajak Dapat Penghargaan

 

Meotel Kebumen by Dafam, hotel bintang tiga di Kebumen dinobatkan sebagai hotel teladan yang taat membayar pajak. Penghargaan yang diraih Meotel ini merupakan yang ketiga kalinya.

Meotel Kebumen masuk nominasi peraih penghargaan untuk kategori hotel tersebut bersama dua hotel lainnya. Yakni Hotel Dunia Gombong dan Hotel Sejahtera Kebumen. Piagam penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, pada acara Pemberian Apresiasi Kepada Wajib Pajak Teladan dan Undian Pemacu Pembayaran Pajak Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2019, di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Rabu, 27 November 2019.

Pemkab Kebumen melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan penghargaan untuk 13 kategori wajib pajak yang telah memberikan kontribusi pembayaran pajak usahanya.

Selain hotel, Bappenda juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak lainnya. Diantaranya, untuk kategori pajak restoran diraih Quick Chiken Jadibaru, kategori pajak hiburan diraih Game Mitra Gombong

Kemudian, kategori pajak reklame diarih Karya Satria Purwokerto kategori pajak parkir diraih Jadibaru, kategori pajak air tanah diraih RSUD Kebumen. Kategori pajak minerba (MBLB) diraih Karya Adi Kencana, kategori pajak BPHTB diraih Notaris Darmono SH.

Kategori pajak penerangan jalan diberikan kepada PLN Cilacap, kategori pajak sosial diberikan kepada SMA Negeri Gombong. Kategori pajak rumah tangga diberikan kepada Juli Nuryadi, kategori bisnis diraih Herry Gunawan dan kategori industri diberikan kepada Hendro Hartanto (Banana Bakery)

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Kebumen yang telah membayar pajak untuk pembangunan Kabupaten Kebumen. “Pajak yang telah dibayarkan kepada pemerintah kabupaten dipergunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat Kebumen,” ujarnya.

Kepala Bappenda Kebumen, Aden Andri Susilo, menjelaskan pemberian apresiasi kepada wajib pajak daerah teladan dan undian hadiah pajak daerah Kebumen, untuk mengapresiasi para wajib pajak. (lil)