Ketua DPC PDIP Kebumen, Saeful Hadi (Kanan) bersama rekannya.ISTIMEWA
Ketua DPC PDIP Kebumen, Saeful Hadi (Kanan) bersama rekannya.ISTIMEWA

KEBUMEN, SATELITPOST-DPC PDI Perjuangan menjadi partai politik pertama di Kebumen yang membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati dan wakil bupati.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen, Saiful Hadi menegaskan, tahapan pendaftaran bacabup sudah dibuka sejak 13 September lalu. Tahapan ini akan ditutup pada tanggal 21 September mendatang.

“Tinggal datang, ngisi formulir, gratis! Kita suguhi minuman dan snack hasil bumi Kebumen juga,” kata dia sambil berkelakar saat ditanya prosedur pendaftaran bacabup di partainya, kemarin.

Menurutnya, usai mengambil formulir, bacabup akan diberi waktu sampai tanggal 22 September untuk pengembalian berkas. Pada hari berikutnya akan dilakukan verifikasi berkas hingga akhir bulan September. “Verifikasi dulu sambil menunggu persyaratan yang mungkin belum lengkap seperti legalisir atau yang lain,” kata dia.

Setelah itu, pihaknya berkordinasi dengan DPD Provinsi untuk melakukan penjaringan berupa tes tertulis dan psikotes. Adapun penentuan rekomendasi menjadi wewenang DPP partai berlambang banteng moncong putih itu. “Tes tertulis lolos lalu pemaparan strategi pemenangan di DPP sampai keluar rekomendasi,” ujar dia.

Saiful menegaskan, pembukaan pendaftaran yang dilakukan PDI Perjuangan Kebumen diakuinya tidak terburu-buru. Meskipun hingga kini, tahapan Pilkada serentak 2020 mendatang juga belum dimulai. Menurutnya, hal tersebut merupakan tekad PDI Perjuangan untuk benar-benar mempersiapkan guna menghadapi kontestasi Pilkada Kebumen. “Pendaftaran untuk melihat siapa bakal calon yang serius ingin maju bersama PDI Perjuangan,” kata dia lagi.

Targetkan Kemenangan

Diketahui, sebelumnya PDIP menanggung kekalahan pada kontestasi Pilkada. Untuk itu Saiful bersama kader yang lain akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah dan strategi. “Dua kali sebelumnya kalah, maka PDIP akan evaluasi dan instropeksi agar 2020 menang,” ujarnya.

Disinggung tokoh maupun elit politik yang sudah mendekat belakangan ini,  Saeful tidak menampik adanya hal itu. “Sudah ada beberapa orang, kita buktikan kalau ikut daftar ya berarti serius,” kata dia.(CR)