PETUGAS pemadam kebakaran mencoba memadamkan di sebagian area rumah milik KJ (38) warga Desa Selokerto, Kecamatan Sempor, Kamis (7/111).

SEMPOR, SATELITPOST-Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Sempor, Kamis (7/11). Kali ini, sebagian rumah milik KJ (38) warga Desa Selokerto, Kecamatan Sempor hangus terbakar akibat sang pemilik rumah lupa mematikan kompor ketika memasak air.

Peristiwa bermula saat KJ memasak air sekitar pukul 23.30 WIB. Namun karena lalai mematikan kompor, api lantas menyambar seisi dapur dan baru diketahui sekitar pukul 03.15 WIB. Melihat kobaran api yang begitu besar, KJ bersama istri sontak terkaget dan meminta bantuan warga setempat untuk memadamkan api.

Tak berselang lama, petugas dengan dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Di tengah prosesi pemadaman, petugas cukup kesulitan untuk memadamkan api karena sempitnya akses jalan menuju lokasi kejadian. Butuh waktu satu jam untuk menjinakan kobaran api yang menghanguskan bangunan seluas 5×6 meter itu.

Atas kejadian tersebut, KJ harus rela kehilangan satu sepeda, satu motor, peralatan elektronik serta perabotan rumah tangga. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kapolsek Sempor Iptu Sugito menuturkan, anggotanya melakukan pengumpulan barang bukti serta meminta keterangan para saksi untuk memastikan kejadian. “Untuk memastikan kejadian ini, masih mengumpulkan bukti dan minta keterangan saksi,” tuturnya.

Iptu Sugito menyampaikan bahwa dalam November ini telah terjadi dua kali kebakaran di Kecamatan Sempor yang diakibatkan kelalaian maupun kebocoran gas. Sebelumnya kebakaran terjadi di Desa Bejiruyung. Beruntung, kata dia, tidak memakan korban jiwa melainkan hanya kerugian materi saja.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak lalai ketika memasak menggunakan kompor serta memastikan kompor maupun tabung gas dalan kondisi baik. “Ini sudah kali ke dua, meski tidak ada korban saya minta untuk tidak lalai ketika menggunakan kompor,” katanya. (CR)