PESULAP asal Malaysia, Kenny Yas bertanding Catur dengan 27 Siswa sekaligus di MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon, Banyumas, Jumat (15/9).

PESULAP kenamaan asal Malaysia, Kenny Yas, memuji permainan catur siswa MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon. Pada kunjungan panggalangan amal ini, Kenny menyempatkan diri menjajal kemampuan catur 27 siswa sekaligus.

“Dari 27 siswa, beberapa di antaranya cukup menguasai permainan catur. Saya sempat dibuat pusing dan berpikir keras,” katanya, Jumat (15/9).

Menurutnya, dari empat teknik penguasaan bidak catur, dua siswa terlihat sudah menguasai dua teknik, sementara mayoritas siswa lainnya baru bisa menguasai satu teknik saja. “Dua siswa itu berpotensi, jika bisa menguasai empat teknik dasar catur, bukan mustahil mereka bisa berjaya,” kata Presiden Persetubuhan Ahli Silap Mata Malaysia ini.

Kenny yang kerap mengikuti pertandingan catur di negaranya ini mengatakan, bermain catur sangat baik untuk anak sekolah, pasalnya permainan bidak ini  mengasah otak dan meningkatkan IQ pemainnya.

Yusa, siswa MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon  mengaku senang bisa bermain catur melawan pesulap kenamaan negara tetangga ini. Meski akhirnya kalah namun ia mengakui kehebatan lawannya tersebut. “Permainannya sulit ditebak, tadi saya kalah buah, bidak saya habis,” katanya.

Sementara, Elang Setiono, Guru MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon mengatakan, kedatangan tamu dari Malaysia ini dimanfaatkan para siswa untuk belajar bersama bermain catur. “Kebetulan di sekolah kami memang  ada ekstrakurikuler catur. Dengan pertandingan ini diharapkan siswa semakin terlatih memainkan bidak catur,” kata dia.

Kedatangan Kenny ke MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon masih dalam rangkaian kemanusiaan penggalangan dana untuk korban tragedi kemanusian Rohingnya. Jika di sekolah lainnya dia bersama pesulap lokal Hari Sabarno unjuk kebolehan bermain sulap, namun kali ini unjuk kebolehan bertanding catur dengan 27 siswa sekaligus. Selain bertanding, Kenny juga mengajarkan beberapa teknik bermain catur. (TRIONO YULIANTO)