KAPOLRES Cilacap memperlihatkan serbuk petasan yang disita dari masyarakat selama Ramadan, Senin (11/6).

CILACAP, SATELITPOST-Ribuan petasan berbagai ukuran berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor Cilacap selama Ramadan ini. Mulai dari bubuk petasan sampai petasan ukuran jumbo disita petugas dari warga.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap, Ajun Komisaris Besar Polisi Djoko Julianto mengatakan, jika dihitung ada sebanyak 118.143 butir petasan yang disita petugas dari produsen, distributor, penjual dan masyarakat. Selain itu juga disita bubuk petasan sebanyak 6 kg, bubuk petasan sumbu atau obat ½ kg, selongsong tanpa isi obat petasan 14 dus, potongan kertas bahan mercon 1 dus, sumbu petasan 1 gulung, dan kertas sumbu 2 ikat.

“Ukurannya besar dan di atas rata-rata. Apabila sampai meledak di masyarakat tidak menutup kemungkinan akan ada korban,” ujarnya, Senin (11/6).

Kapolres mengatakan, petasan-petasan dengan ukuran jumbo ini diproduksi rumahan oleh pembuatnya. Sedangkan obat-obatnya dibeli dari toko-toko.

Petasan-petasan ini, kata Kapolres, direncanakan akan diledakkan pada Hari Raya Idulfitri besok. Biasanya diledakan di tengah sawah, jalan, pantai atau di tempat-tempat sepi.

“Biasanya diledakkan pada hari raya, dibuat oleh anak-anak, orang dewasa, orangtua.  Alhamdulillah ini bisa disita terlebih dahulu berkat bantuan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama,” ujarnya.

Barang bukti petasan yang disita ini, berikut barang baku akan dimusnahkan karena berbahaya. Selain itu jika disimpan, juga bisa membahayakan jika tidak hati-hati.

Kapolres mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyaraat akan bahaya petasan. Selain itu, petugas juga akan terus melakukan razia petasan di masyarakat. (ale)