Mekanisme Survei Gerindra Rampung

PURWOKERTO, SATELITPOST-Desk Pilkada Partai Gerindra Banyumas menjalin kerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman untuk pelaksanaan survei jelang Pilkada 2018 mendatang. Hal ini diakui oleh Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra Banyumas, Adhi Wiharto saat dihubungi SatelitPost kemarin.

“Survei untuk bakal calon bupati dan wakil bupati nanti langsung Unsoed yang pegang. Kita tinggal terima hasil saja,” ujar Adhi.

Menurutnya, terkait kerja sama ini juga sudah ditandatangani MoU antara pihak Gerindra dan Unsoed. Nantinya, seluruh mekanisme survei akan langsung digawangi oleh tim ini. Harapannya, hasil yang muncul dari survei tersebut merupakan sebuah fakta yang komprehensif. “Kita butuh hasil survei yang benar-benar independen dan bisa kita gunakan untuk menentukan ke mana arah rekomendasi. Nanti hasil survei tersebut akan menjadi salah satu aspek pertimbangan di DPP,” ujar dia.

Adhi mengatakan, tahapan survei tersebut baru akan dilaksanakan beberapa pekan ke depan. Sebab, di dua pekan ini, Desk Pilkada Partai Gerindra masih meminta para calon untuk menyosialisasikan diri masing-masing. “Sekarang masih sosialisasi, nanti selesai sosialisasi baru ke tahap survei. Tapi, semuanya sudah siap. Tinggal dijalankan saja,” ujar dia.

Dalam survei nanti, tujuh calon agaknya akan mendapatkan perhatian khusus dari tim. Ketujuh calon tersebut merupakan tokoh-tokoh yang sudah mengikuti tahapan pemaparan visi dan misi yang digelar oleh Desk Pilkada Partai Gerindra.

Sementara itu, sebelumnya dikabarkan pula, terkait arah koalisi, Partai Gerindra mengaku tengah intens menjalin komunikasi dengan beberapa parpol. Ketua DPC Partai Gerindra Banyumas, Ir Budiono saat dikonfirmasi terkait hal ini secara tersirat mengakui, belakangan partainya makin intens menjalin komunikasi dengan beberapa partai. Saat diminta menyebutkan partai mana yang sekarang ini makin mesra dengan Gerindra, Budiono menjawab singkat. “PKS, Partai Golkar, dan Demokrat,” ujar dia.

Menurutnya, meski terbilang sering berhubungan, keempat partai ini masih bermain di tataran komunikasi politik. Artinya, perbincangan belum menjurus kuat ke pembahasan-pembahasan terkait koalisi jelang Pilkada 2018.(pan)

Komentar

komentar