PETUGAS Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cilacap menebang beberapa pohon peneduh di Jalan RE Martadinata, Rabu (7/2).SATELITPOST/RENNY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Antisipasi adanya pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cilacap melakukan penebangan beberapa pohon peneduh di Jalan RE Martadinata, Rabu (7/2) kemarin. Hal ini dilakukan demi keselamatan masyarakat.

Apalagi, pohon jenis angsana yang sudah berusia lebih dari 5 tahun, biasanya sudah ringkih. Pemangkasan dilakukan pada bagian yang menjualang tinggi. Batang dan daun-daun pohon tersebut juga sudah melebihi bahu jalan.

“Memang sudah waktunya ditebang, selain untuk antisipasi pohon tumbang karena saat ini masih ada hujan dan angin kencang,” ujar Heru Wibowo, Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau di Dinas Perkimta Cilacap, Rabu kemarin.

Meskipun dipangkas, tetapi tetap diperhatikan keindahannya. Sehingga pemangkasan dilakukan secara tertata.

“Pemangkasan standar 5 meter dari lantai, kalau tidak membahayakan rumah atau bangunan bisa lebih tinggi sedikit. Tetapi masih tetap diperhatikan keindahan kerindangan dan keteduhannya,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, petugas melakukan penebangan menggunakan truk bertangga hidrolik. Meskipun ada pemangkasan, arus lalu lintas di sekitar Jalan RE Martadinata tidak terganggu.

Ratno, warga sekitar mengaku setuju dengan dipangkasnya pohon-pohon di pinggir jalan. Karena memang saat ini sering terjadi angin kencang di Cilacap.

“Ya kalau memang membahayakan di tebang saja, agar nanti kalau lagi ada angin kencang warga tidak was-was karena bisa tumbang sewaktu-waktu,” katanya. (ale)