Ilustrasi

CILACAP, SATELITPOST-Nasib malang dialami oleh Resky Pratama (22) warga Tebet Utara Jakarta yang bertempat tinggal di Perum Arcawinangun Estate Purwokerto. Dia yang bekerja di sebuah koperasi simpan pinjam harus merasakan sakitnya pukulan dengan kepalan tangan saat menagih angsuran nasabah.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Jeruklegi AKP Sugeng Hartono Rabu (6/12) mengatakan, pelaku pemukulan atas nama TA (27), warga Dusun Kalibanjar Desa Jeruklegi wetan Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap.

“Saat ini pelaku sudah dilakukan penahanan untuk proses lebih lanjut,” kata AKP Sugeng. Dijelaksan, pelaku diduga telah melakukan penganiayaan terhadap korban pada Senin (27/11) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kejadian bermula saat korban yang bekerja di Koperasi Simpan Pinjam bermaksud menarik setoran di warung milik Tarkhim (ibu kandung pelaku, red) yang berada di Dusun Kalibanjar Desa Jeruklegi Wetan Cilacap.

“Saat korban menagih, pelaku sedang berada di warung ibunya,” kata AKP Sugeng.

Pelaku menuduh kalau korban telah mencorat-coret pintu warung. Namun karena korban tidak merasa melakukannya, korban pun membantahnya. Naik pitam, pelaku langsung melayangkan bogem mentah ke bagian muka korban sebanyak tiga kali.

Atas kejadian tersebut korban yang kesakitan karena menderita lembam di pipi kanan dan kiri. Serta kepalanya merasa pusing langsung melaporkan kejadian tersebut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ron)

Komentar

komentar