PERWAKILAN Paslon Bupati nomor urut 2 memenuhi panggilan Panwaslu Kabupaten Banyumas terkait kampanye yang dilakukan Husein, Rabu (7/3).SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Panwaslu Kabupaten Banyumas memanggil Ketua Tim Kampanye Paslon Ir Achmad Husein-Sadewo Tri Lastiono, Guno Purtopo, Rabu (7/3). Yang bersangkutan dipanggil untuk menjalani klarifikasi terkait dugaan potensi pelibatan anak-anak dalam kegiatan kampanye paslon nomor urut dua dalam Pilkada Banyumas 2018.

Selain memanggil Guno, Panwaslu Kabupaten Banyumas juga memanggil Bidang Media dan Humas dari kubu Husein-Dewo, Supriyanto. Meski demikian, proses klarifikasi ini ternyata tidak dapat dilaksanakan. Sebab, personel yang dipanggil Panwaslu tak hadir dalam proses tersebut.

“Kita memanggil dua orang, tapi yang hadir bukan nama yang dimaksud. Mereka juga tidak membawa surat keterangan mewakili lembaga. Sehingga kami tidak melanjutkan prosesnya, karena cacat hukum,” kata Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Banyumas, Miftahudin.

Menurutnya, pemanggilan ini diawali adanya temuan masyarakat terkait unggahan foto di akun Instagram resmi Paslon Husein-Sadewo. Dalam akun tersebut ada foto-foto Husein bersama anak-anak. “Bahkan anak-anak ini hafal dengan jingle Husein-Sadewo,” katanya.

Ia mengatakan, dalam Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu tidak ada yang mengatur terkait anak-anak. Tapi dalam PKPU ada klausul yang mengharuskan kampanye untuk tidak melanggar undang-undang. “Tentu yang dimaksud dalam konteks ini adalah UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak,” kata dia.

Ia mengatakan, dari hasil diskusinya dengan Komisi Perlindungan Anak Indoensia (KPAI) ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan. Antara lain, mobilisasi masa anak oleh parpol atau paslon, pengajar atau juru kampanye, menampilkan anak dalam iklan, membawa bayi di bawah 7 tahun ke arena kampanye yang membahayakan anak, dan beberapa hal lain.

‎”Anak-anak ini tidak boleh dilibatkan dalam kegiatan kampanye atau politik. Karena belum waktunya. Bukan hanya aspek fisik anak saja yang terganggu, tapi psikis juga. Karena dia belum seharusnya ada di suasana seperti itu. Karena kampanye merupakan area keras,” kata dia.([email protected])

1. Panggilan Kedua

Ketidakhadiran dua orang perwakilan kubu tim pemenangan Husein-Sadewo memaksa Panwaslu untuk mengambil langkah lanjutan.

Kabarnya, mereka bakal segera melakukan pemanggilan ulang untuk kedua orang yang sudah dipanggil sebelumnya.

Miftahudin mengakui hal ini. “Kami berikan penekanan kalau pun ada yang mewakili harus dengan surat kuasa. Sehingga secara legal formal benar-benar mewakili lembaga,” katanya.(alfiatin)

2. Tanpa Unsur Kesengajaan

Sementara itu, bagian acara divisi kampanye tim kampanye Husein-Sadewo, Bambang Wicaksono mengatakan, pihaknya tidak pernah melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanye. “Ya nanti jadi bahan evaluasi. Pada prinsipnya kami tidak pernah melibatkan anak-anak‎. Karena kami pasti taat PKPU. Kami paham betul PKPU-nya. Ini tidak ada unsur kesengajaan,” katanya.

‎Sementara terkait jingle, ia mengatakan bukan karena mengajarkan pada anak-anak. Tapi karena jinglenya yang familiar dan enak didengarkan.‎ (alfiatin)